Berita

Kepala BIN, Budi Gunawan/Net

Politik

Budi Gunawan: Pindahkan IKN, Pemerintah Ingin Ubah Stigma Indonesia hanya Pulau Jawa

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 04:54 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pro kontra pemindahan ibu kota negara (IKN) yang terjadi beberapa pekan ini direspons oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Budi Gunawan menjelaskan bahwa usaha pemerintahan Joko Widodo memindahkan IKN ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai bentuk menunjukkan bahwa Indonesia bukanlah hanya Pulau Jawa.

Kata pria yang karib disapa BG ini, upaya pemindahan IKN ke Kalimantan Timur adalah cara Jokowi menekan kesenjangan antara Pulau Jawa dengan berbagai pulau lain di Indonesia.


Indonesia kata BG, adalah wilayah yang terdiri dari berbagai gugusan pulau yang memiliki potensi luar biasa.

"Pemerintah ingin mengubah stigma bahwa Indonesia hanya Pulau Jawa," demikian kata BG, Minggu (6/2).

Usaha keras pemerintah, ditambahkan BG dilakukan pemerintah melalui pengesahan UU IKN di DPR. Langkah pemerintahan Jokowi itu adalah ruang sejarah baru bagi Indonesia.

Suara penolakan pemindahan IKN terus bermunculan. Terbaru 45 tokoh bangsa juga menyatakan menolak pemindahan IKN.

Selain itu juga muncul petisi tentang langkah pemerintahan Jokowi yang memindah IKN.

Penelusuran Kantor Berita Politik RMOL hingga Senin pagi (7/2) pukul 5.52 WIB, setidaknya sudah ada 10.611 orang yang menandatangani petisi penolakan pemindahan IKN ke Kalimantan Timur.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya