Berita

Gema Puan deklarasi dukung Puan Maharani Capres 2024/RMOLLampung

Politik

Relawan Terbentuk hingga Level Kelurahan, Dukungan Puan Maharani Capres 2024 Dideklarasikan di Lampung

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 03:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Aktivitas deklarasi dukungan untuk para tokoh politik yang didorong maju pemilihan presiden tidak terbendung.

Terbaru, di Lampung muncul deklarasi dukungan untuk Ketua DPR RI Puan Maharani.

Elemen masyarakat yang deklarasi menyebut dirinya sebagai Generasi Muda Pejuang Nusantara (Gema Puan) Provinsi Lampung. Mereka menggelar deklarasi mendukung Puan Maharani untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu 2024 mendatang.


Deklarasi “Puan for Presiden” sekaligus jadi momentum pengukuhan kepengurusan itu digelar di Aula Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Lampung, Sabtu kemarin (5/2).

Ketua DPD Gema Puan Lampung Hendri Adriansyah mengatakan, deklarasi ini adalah yang pertama di Pulau Sumatera. Puluhan relawan hadir untuk mendukung Ketua DPR RI maju jadi Presiden.

“Kami siap mendukung mbak Puan Maharani Presiden Indonesia 2024. Sebab, saya menilai beliau mampu menjaga dan merawat Pancasila,” ujar Hendri seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung.

Hendri menjelaskan bahwa struktur relawan Gema Puan di Lampung sudah dibentuk di Lampung hingga level kelurahan.

Sementara itu, Ketua Umum Gema Puan Ridwan menambahkan, Gema Puan adalah organisasi, bukan relawan ataupun buzzer.

Atas dasar itu, tujuan dari Gema Puan adalah menjaring anggota yang serius berkontribusi memenangkan Puan.

Menurutnya, Puan adalah tokoh yang dapat meneruskan ideologi biologis Pancasila karena merupakan cucu Sang Proklamator Ir Soekarno.

Berangkat dari realitas itu, Gema Puan memandang Ketua DPP PDI Perjuangan itu dianggap paling cocok memimpin Indonesia melanjutkan perjuangan sang kakek.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya