Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/Net

Politik

Omicron di Jakarta Meningkat, Anies Minta Warganya Tidak Anggap Enteng

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 01:58 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam beberapa hari ini, kasus virus corona baru (Covid-19) varian Omicron mengalami kenaikan signifikan.

Merespons hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa pasien yang terpapar Omicron tingkat keparahannya tidaklah setinggi Covid-19 awal masuk di Indonesia.

Dijelaskan Anies, orang yang terpapar Omicron mengalami gejala ringan. Bahkan banyak pasien yang tanpa gejala.


Orang nomor satu di Indonesia itu pun meminta warganya untuk tidak menganggap enteng infeksi Omicron, karena pasien terpapar Omicron yang menderita komorbid tetap berpotensi mengalami kefatalan.

"Jangan dianggap enteng karena bila di keluarga kita ada anggota keluarga yang senior dan memiliki komorbid maka dia berisiko," demikian kata Anies, Minggu malam (6/2).

Mantan Rektor Universitas Paramadina ini menjelaskan selama ini banyak kasus berat pasien yang terpapar Covid-19 karena berusia lanjut yang juga komorbid. Selain itu, pasien yang mengalami dampak berat adalah yang belum menjalani vaksinasi Covid-19.

Ia pun meminta warganya untuk segera menjalani vaksinasi. Sebab, menerapakn protokol kesehatan Covid-19 belumlah cukup.

"Cek apakah ada di antara orang tua kita yang belum divaksin. Tuntaskan vaksinasinya," tegasnya.

Kasus Covid-19 di Indonesia hari ini bertambah 36.057. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan kemarin yang tercatat 32.211.

Adapun mengacu data Satgas Covid hari ini, terdapat sebanyak 15.825 kasus ada di Jakarta dengan kasus kematian mencapai 32 kasus.

Sementara itu di Jawa Barat kasus Covid-19 hari Minggu (6/2) mencapai 7.603 kasus dengan angka kematian 2 orang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya