Berita

Ketua Harian DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), Hery Haryanto Azumi/RMOL

Politik

APKLI: Kolaborasi Kunci Transformasi Ekonomi Rakyat

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 01:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Penguatan ekonomi rakyat saat ini mendapatkan momentum yang baik karena situasi nasional dan global yang mendukung. Era konflik dalam membangun tata ekonomi sudah bukan strategi yang tepat.

Ketua Harian DPP Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI), Hery Haryanto Azumi mengatakan kolaborasi dengan banyak pihak. Sebab, tidak ada seorang pun yang mampu membangun perubahan besar tanpa bermitra dengan yang lainnya.  

"Era konflik dan konfrontasi sudah lewat karena disadari tidak ada satu pihak sendirian dapat melakukan perubahan besar tanpa bantuan atau kerjasama dengan pihak lainnya," jelas Hery, Rabu (2/2).


Ia mengatakan, jadinya Indonesia sebagai Presidensi G20 merupakan ruang yang baik dalam membangun sebuah sistem pemberdayaan ekonmi rakyat.

Tanpa ada sinergi, ekonomi rakyat hanya akan menjadi objek dari para pemodal besar dunia. Apalagi, para pemodal besar lebih siap secara infrastruktur keuangan dan sistem ekosistem bisnisnya sendiri.    

Hery menegaskan, APKLI siap menjadi partner Pemerintah untuk mempercepat proses transformasi digital agar ekonomi rakyat naik kelas. Buah dari digitalisasi ini harus juga dinikmati oleh para pelaku ekonomi rakyat di dalam negeri.

"Para pelaku ekonomi rakyat harus memperkuat kapasitas  dan mengorganisir diri agar menjadi tuan di negeri sendiri tanpa kehilangan momentum untuk berkolaborasi dengan para investor dalam negeri maupun internasional," tegas Ketua Umum Forum Satu Bangsa ini.

Hery juga menyebutkan, pihaknya telah meresmikan Pondok Gede center sebagai kantor APKLI yang sekaligus rumah besar pemberdayaan ekonomi rakyat dan pembinaan generasi muda penerus bangsa.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya