Berita

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Made Arya Wijaya/Repro

Politik

Tidak Ada Alokasi Khusus Untuk IKN, Kemenkeu Fokus Tangani Covid-19 dan PEN

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 20:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 tidak dialokasikan secara khusus.

Sebab Kementerian Keuangan pada APBN 2022 masih fokus mengarahkan kebijakan pada penanganan Covid-19 dan untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengeluaran Negara, Made Arya Wijaya menerangkan, pihaknya memang belum memasukkan alokasi anggaran untuk pembangunan IKN, karena sejak penyusunan hingga APBN disahkan oleh DPR, rancangan regulasi IKN belum juga diketok menjadi UU.


"Ini kan (UU IKN) terbitnya setelah UU APBN 2022 ditetapkan. Kami berkomitmen di Kemenkeu, kebutuhan anggaran 2022 nantinya difokuskan mengoptimalkan anggaran yang sudah ada di APBN 2022," ujar Made dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube FMB9 pada Rabu (2/2).

Maka dari itu, Made menyatakan, bahwa pembangunan tahap pertama IKN yang ditarget Kementerian PUPR dimulai pada semester II-2022 bisa saja dilakukan, hanya saja dilakukan dengan skema pengalihan anggaran dan sesuai kondisi pandemi dan program PEN bisa tetap berjalan baik.

"Jadi apakah nanti akan melalui realokasi belanja maupun refocusing, tentunya segala upaya yang dilakukan tetap menjaga pemulihan ekonomi tetap jalan di 2022, yang kita berharap terus membaik," tuturnya.

Lebih lanjut, Made menyatakan Kemenkeu hingga saat ini masih menghitung kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk pembangunan IKN tahap pertama.

"Terkait kebutuhannya kita masih melakukan exercise. Tentunya kembali sangat tergantung dengan rencana induk yang disusun tahap pertama, khususnya di 2022," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya