Berita

Kasatgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN PUPR, Imam Santoso Ernawi/Rerpro

Nusantara

Apabila Ingin Selesai 2024, Pembangunan IKN Harus sudah Jalan Tahun Ini

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 16:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Target pertama pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) sudah direncanakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Yakni, dimulai pertengahan tahun 2022 ini.

Kepala Satuan Tugas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN PUPR, Imam Santoso Ernawi menjelaskan, mulai 2019 hingga akhir Desember 2021 kemarin pihaknya telah merampungkan desain wilayah inti IKN.

"Di tahun 2020 kita melakukan desain yang lebih lengkap untuk kawasan inti, jadinya kita bisa menyelesaikan sampai akhir 2021 yang lalu," ujar Imam dalam jumpa pers virtual yang diselenggarakan kanal Youtube FMB9 pada Rabu (2/2).


Imam menjelaskan, desain kawasan inti IKN itu didapat dari proses yang dilakukan sejak akhir 2019 silam. Di mana saat itu Presiden Joko Widodo meminta PUPR untuk menyiapkan desain kawasan inti IKN di Kaltim.

Alhasil, lanjut Imam, PUPR menyelenggarakan sayembara desain IKN Kaltim yang diikuti oleh sekitar 750-an pendaftar. Setelah disaring, didapat sebanyak 370 desain untuk diuji oleh tim juri.

"Lalu melalui tim juri kita rekomendasikan lima yang terbaik. Kemudian kita sampaikan ke Bapak Presiden (Jokowi), dan akhirnya diarahkan ada pemenang sayembara yaitu pemenang pertama, kedua, dan ketiga," imbuhnya.

Karena itu, Imam menegaskan bahwa pihaknya sampai hari ini sudah siap untuk memulai pembangunan fisik kawasan inti IKN. Dia menyebutkan beberapa infrastruktur sudah bisa dimulai pembangunannya.

"Kita menyiapkan antisipasi kalau segera dimulai pelaksanaan fisik. Kami siapkan beberapa desain antara lain berupa basic desain untuk bangunan utama atau super prioritas seperti bangunan-bangunan monumental, termasuk istana dan beberapa kementerian," paparnya.

Maka dari itu, Imam menegaskan bahwa PUPR sebenarnya sudah bisa memulai lelang pengadaan barang dan jasa mulai awal tahun ini. Hanya saja, dia masih mempertanyakan sumber anggaran pelaksanaan pembangunan infrastruktur di IKN ini.

Dari PUPR sendiri, disebutkan Imam, asumsi paling kritis pembangunan infrastruktur super prioritas harus sudah dimulai pada awal semester 2-2022, apabila ingin selesai di 2024.

"Semakin cepat semakin baik. Namun ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi. Yaitu ketersediaan alokasi dananya, di kementerian mana atau badan otorita?" tegasnya.

"Kemudian kesiapan lahan, dan yang ketiga bagaimana skema pengadaan barang dan jasanya yang kira-kira memakan waktu dua bulan," demikian Imam.





Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya