Berita

Presiden Joko Widodo bertolak ke Kalimantan Timur untuk melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri pengukuhan Pengurus PBNU, Senin (31/1)/Ist

Politik

Hadiri Pengukuhan Pengurus PBNU di Kaltim, Presiden Jokowi Kembali Sarungan

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 08:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelan jas, peci, serta sarung tampaknya jadi special wardrobe Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara besar Nahdlatul Ulama. Seperti yang terlihat saat Jokowi bertolak ke Kalimantan Timur untuk menghadiri pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Senin pagi (31/1).

Jokowi tampak mengenakan setelan jas dan peci serta sarung bermotif hijau merah. Setelan pakaian ini mirip dengan yang dikenakan Jokowi saat membuka Muktamar PBNU pada Desember 2021 lalu.

Menurut informasi tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (31/1), Jokowi terbang ke Kalimantan dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 07.00 WIB.


Setibanya di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan, Jokowi dan rombongan langsung menuju Balikpapan Sport and Convention Center.

Di tempat tersebut, Presiden Jokowi menghadiri acara pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2022-2027 dan Harlah Ke-96 NU.

Usai menghadiri acara PBNU, Jokowi selanjutnya menuju Pasar Sepinggan, Kecamatan Sepinggan, Kota Balikpapan, untuk menyerahkan bantuan langsung tunai bagi para pedagang.

Agenda Jokowi berikutnya di Kalimantan Timur adalah memimpin rapat terbatas evaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara virtual dari Kota Balikpapan, sebelum kembali ke Jakarta di hari yang sama.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Kaltim antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya