Berita

Erick Thohir jadi dambaan warga NU sebagai Capres 2024/Net

Politik

Didamba Warga NU Tidak Cukup Modal Capres, Erick Thohir Harus Mulai Kondisikan Parpol

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 05:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sosok Menteri BUMN, Erick Thohir masuk sebagai daftar calon presiden yang menjadi dambaan warga Nahdlatul Ulama (NU).

Erick muncul menjadi pilihan warga NU dalam survei Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS). Ia muncul bersama Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.  

Merespons hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, didambanya Erick Thohir oleh warga NU tidaklah cukup untuk modal maju di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.


Analisa Dedi, Erick mengejutkan warga NU karena unsur kesegaran, tokoh baru dan belum banyak memiliki catatan politik.

"Tetapi, didamba saja tidak akan cukup jika tidak berhasil mengkondisikan Parpol," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (31/1).

Dedi bahkan menjelaskan, siapapun yang muncul sebagai dambaan warga NU, tetap saja sosok Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar yang paling dekat dengan NU.

Meski elektabilitas Cak Imin masih lemah, jasa dia membesarkan PKB tidak akan mungkin dilupakan oleh kalangan nahdliyin.

Dedi bahkan menyarankan Erick untuk bergabung dengan PKB untuk memuluskan langkah politiknya meraih kursi calon presiden di tahun 2024 mendatang.

"Akan menjadi peluang bagus, jika Erick bergabung dengan PKB, dan Muhaimin berpeluang menerima, ini terjadi pada masa lalu di mana Muhaimin menarik tokoh populer, dan berhasil meningkatkan elektabilitas Parpol," demikian kata Dedi.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya