Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/RMOL

Politik

Setahun Kerja Kapolri, GMNI Dukung Tindakan Tegas pada Anggota Langgar Aturan

MINGGU, 30 JANUARI 2022 | 23:10 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menginjak satu tahun. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Arjuna Putra Aldino mengapresiasi kinerja Listyo Sigit di Korps Bhayangkara.

Secara khusus, DPP GMNI mangapresiasi tindakan tegas Kapolri terhadap anggotanya yang melakukan penyimpangan.

Menurut Arjuna, apa yang dilakukan Kapolri Listyo Sigit, sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kepolisian yang profesional dan harapan institusi Kepolisian yang kredibel.


“Kami mendukung tindakan tegas yang dilakukan pak Kapolri untuk melakukan reformasi Polri demi pelayanan publik yang profesional dan institusi kepolisian yang kredibel sesuai visi Presisi," tegas Arjuna kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (30/1).

Dalam pandangan Arjuna, tindakan tegas yang dilakukan Kapolri merupakan jawaban yang tepat ditengah banyaknya pelanggaran disiplin dan berbagai kasus yang melibatkan anggota polisi. Sebab, tindakan oknum yang menyimpang itu berpotensi mengikis kepercayaan publik dan mencoreng wajah Polri.

Apalagi, diungkapkan Arjuna, berdasarkan data Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, pelanggaran anggota Korps Bhayangkara mencapai 6.409 kasus pada 2020.

“Tindakan tegas Kapolri adalah jawaban untuk melakukan gerakan reformasi Polri secara nyata, yang selama ini kerap diabaikan. Kami dukung karena dengan ketegasan pak Kapolri kita punya harapan memiliki wajah kepolisian yang profesional, maju dan modern," tambah Arjuna

DPP GMNI juga mengapresiasi tindakan Kapolri Listyo Sigit yang menyarankan agar anggota kepolisian di berbagai tingkatan untuk berfikir terbuka dan tidak anti-kritik.

Sehingga bisa terus menerus melakukan evaluasi kinerja secara objektif dan menangkap aspirasi publik tentang jalannya pelayanan publik. Keterbukaan institusi kepolisian menurut Arjuna sangatlah penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian.

“Kami juga mendukung tindakan pak Kapolri yang mendorong agar institusi kepolisian lebih berfikir terbuka dan menerima kritik dari masyarakat. Sehingga pelayanan kepolisian lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman," urai Arjuna.

DPP GMNI optimis Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit dapat melakukan reformasi Polri.

Mengacu pada Survei Indikator Politik, kepercayaan masyarakat terhadap Polri saat ini sudah melampaui KPK. Ada tren peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri dibawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya