Berita

Presiden Joko Widodo sampai saat ini belum menentukan sosok Kepala Badan Otorita IKN/Net

Politik

Usulkan Ahok Kepala Otorita IKN, PDIP Mengkerdilkan Hak Asbolut Presiden Jokowi

SABTU, 29 JANUARI 2022 | 05:20 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PDI Perjuangan mengusulkan secara terbuka nama Basuki Tjahaja Purnama sebagai Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) baru.

Alasannya, sebagaimana diungkapkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, pria yang dikenal dengan Ahok dinilai sukses dalam memimpin Ibukota Jakarta, baik saat menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, apa yang diusulkan PDIP berlebihan dalam memandang kekuasaan Presiden. Kata Dedi, pernyataan politik PDIP dengan mengusulkan Ahok bisa dikatakan mengerdilkan hak absolut presiden.


"Usulan itu jelas mengerdilkan hak absolut Presiden, mengingat Kepala Badan Otorita IKN tidak dipilih secara demokratis, sementara status wilayahnya disetarakan Provinsi, tentu ini menjadi inkonsisten," demikian pandangan Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (29/1).

Meski Hasto mengatakan usulan PDIP tidak harus dipenuhi, Dedi melihat identitas resmi PDIP saat menyampaikan usulan adalah bentuk intervensi partai politik pada pemerintahan Joko Widodo.

"Jika kemudian memang BTP yang dipilih, maka publik menilai Presiden berada dalam kekuasaan Parpol, tidak berdaulat dalam mengambil keputusan sebagai kepala pemerintahan," demikian kata Dedi.

Di mata Dedi, PDIP nampak tidak menghormati hak privasi presiden, meskipun memang sejak semula, Megawati sebagai ketua umum memang mendeklarasikan Presiden Jokowi sebagai petugas partai.

"Dan ini menjadi simbol penguat jika Presiden memang petugas parpl, miris," tandas Dedi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya