Berita

Ketua KPU Kota Bandung, Suharti/RMOLJabar

Politik

Jika Memenuhi Syarat, Dapil di Kota Bandung Bisa Bertambah pada Pemilu 2024

RABU, 26 JANUARI 2022 | 16:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berdasarkan catatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, saat ini Kota Kembang memiliki 6 Daerah Pemilihan (Dapil). Namun, angka tersebut dimungkinkan untuk bertambah mengingat KPU Kota Bandung baru akan menggelar penataan Dapil pada akhir tahun 2022.

"Mungkin saja (bertambah), karena akhir tahun ini kita mulai pembahasan penataan Dapil. Dapil bisa diubah sampai sembilan sekalipun asal memenuhi syarat," kata Ketua KPU Kota Bandung, Suharti saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (26/1).

Suharti menambahkan, ada 7 prinsip yang harus dipenuhi untuk mengatur Dapil, sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 16 Tahun 2017.


Ketujuh syarat itu meliputi kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem Pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integritas wilayah, berada dalam satu wilayah yang sama, kohesifitas, dan kesinambungan.

"Ada tujuh prinsip dari penataan Dapil itu yang harus dipenuhi, jadi memungkinkan (bertambah) asal memenuhi tujuh prinsip itu dalam menyusun sebuah Dapil," paparnya.

Selain itu, lanjut Suharti, keputusan terkait Dapil akan melibatkan banyak pihak. Hal itu dilakukan agar pemetaan Dapil dapat diketahui dan dipahami semua lapisan masyarakat.

"Penataan Dapil tidak hanya diputuskan oleh KPU, ada sosialisasi, masukan dari Parpol, pemerintah, atau dari tokoh masyarakat," tambahnya.

"Kita akan minta juga tanggapan dari masyarakat baik dan buruknya," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya