Berita

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Boy Rafli Amar/Net

Politik

Kepala BNPT Klaim Indeks Risiko Terorisme Tahun 2021 Menurun

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 15:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indeks risiko terorisme di Indonesia diklaim menurun di tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Boy Rafli Amar dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/1).

Boy menjelaskan, survei indeks risiko terorisme yang dilakukan pusat penelitian dan pengembangan bersama stakeholder terkait, dalam hal ini Kemenag, kajian terorisme UI, Nasarudin Umat Office, Daulat Bangsa, serta Afara Research Center cukup baik.


"Dalam RPJMN 2020-2024 ada target yang telah diberikan kepada BNPT oleh negara, adalah di 2021 untuk risiko pelaku itu 38,14 persen. Indeks risiko terorisme sebagai target itu 54,36 persen,” ucap Boy.

Dia menambahkan berdasarkan laporan dari hasil survei tersebut, terjadi penurunan indeks terorisme secara signifinkan. Dijabarkannya, capaian indeks risiko target terorisme mencapai 52,22 persen dari target 54,36 persen.

"Sedangkan hasil indeks dimensi pelaku turun menjadi 30,29, lebih rendah dari target RPJMN,” imbuhnya.

Pihaknya mengatakan, hal ini menjadi kabar baik sekaligus tantangan bagi BNPT agar lebih baik dalam mengurangi risiko banyaknya terorisme di Indonesia.

"Ini tantangan untuk terus membuat risiko terorisme semakin rendah bagi masyarakat Indonesia. Sehingga, diharapkan kondisi aman dan nyaman dari ancaman terorisme semakin dirasakan masyarakat kita,” tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya