Berita

Oknum tenaga kesehatan diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada siswa SD di Medan Labuhan/Repro

Politik

Dugaan Siswa SD Disuntik Vaksin Kosong, Sofyan Tan: Harus Diberi Sanksi

MINGGU, 23 JANUARI 2022 | 01:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di tengah upaya keras pemerintah mencapai herd immunity melalui pemberian vaksin, di Medan justru ada oknum tenaga kesehatan yang diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada siswa SD di sekolah Wahidin, Medan Labuhan.

Tak ayal, hal ini membuat geram masyarakat. Bahkan anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, langsung meminta tenaga kesehatan yang melakukan hal tersebut segera diproses dan diberi sanksi.

“Dan kalau terbukti bersalah, harus dicabut izinnya,” ujar Sofyan Tan saat dihubungi Kantor Berita RMOLSumut, Sabtu (22/1).


Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan, pelaksanaan vaksinasi kepada anak sudah memiliki panduan yang harus diikuti. Di mana vaksinator harus menunjukkan vaksin termasuk jenisnya di hadapan penerima suntikan maupun di hadapan orangtua dari anak penerima suntikan vaksin.

“Dan kalau digelar di sekolah, maka guru sebenarnya wajib mendampingi,” tegas legislator yang mewakili daerah pemilihan Sumut 1 yang meliputi Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, dan Tebingtinggi.

Seorang siswa SD Wahidin Sudirohusodo diduga mendapat suntikan kosong saat mengikuti vaksinasi massal yang digelar Polres Belawan, Senin lalu (17/1).

Aksi itu terekam kamera dan kemudian viral di media sosial. Sejauh ini, kasus tersebut sudah ditangani Polres Belawan dan Polda Sumatera Utara.

Kementerian Kesehatan pun diketahui sudah angkat bicara terkait masalah ini.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya