Berita

Ilustrasi Pemilihan Umum 2024/RMOL

Politik

Survei: Lebih dari 70 Persen Publik Ingin Sosok Capres yang Tanggap Masalah Ekonomi

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 14:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Modal blusukan saat ini dinilai tidak lagi cocok untuk menjadi bahan jualan calon presiden di 2024.

Saat ini, publik lebih menginginkan sosok pemimpin yang tanggap terhadap permasalahan ekonomi.

Hal itu tampak dalam hasil survei Warna Research Center menyebutkan 70 persen masyarakat menginginkan sosok pemimpin yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.


“Yang menginginkan dan memilih sosok capres lebih tanggap mengatasi masalah perekonomian sebanyak 70,2 persen. Sementara sebanyak 9,4 persen dengan alasan lainnya,” kata Direktur Eksekutif Warna Research Center, Rinjani Dwi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/1).

Sementara itu, masyarakat yang menginginkan calon presiden merakyat dengan gaya blusukan sudah tidak laku lagi di mata masyarakat.

“Sebanyak 20,4 persen responden memilih sosok capres yang lebih banyak mengunjungi warga dan melihat masalah di lapangan,” tutupnya.

Survei yang digelar WRC dilakasanakan pada 02 Januari 2022 sampai 15 Januari 2022 dengan metode multistage random sampling.

Survei ini melibatkan 2.435 responden yang diwawancarai secara tatap muka serta komunikasi telepon secara proposional penyebarannya di 34 provinsi.

Margin of error surveinya 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya