Berita

Ilustrasi surat suara/Net

Politik

Survei Membuktikan Pemimpin Merakyat Tidak Lagi Diminati, Publik Ingin yang Bisa Bekerja

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 12:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat Indonesia tidak lagi menginginkan calon presiden yang hanya bermodal pencitraan saja. Publik ingin agar presiden pengganti Joko Widodo adalah sosok yang bisa bekerja nyata dalam menyejahterakan rakyat.

Hasil survei Warna Research Center menyebutkan bahwa sebanyak 98 persen responden menginginkan calon presiden pengganti Joko Widodo harus memberikan kerja nyata yang berdampak besar bagi masyarakat luas.

"Tampak bahwa masyarakat tidak lagi mnginginkan pemimpin yang hanya bisa merakyat , masyarakat lebih menginginkan presiden yang bisa bekerja dan sudah terbukti kerjanya serta terbukti bisa memberikan dampak dalam mensejahterakan masyarakat,” kata Direktur Eksekutif WRC Rinjani Dwi kepada wartawan, Jumat (21/1)


Sementara untuk kecenderungan selanjutnya atau sebanyak 91,7 persen responden ingin Indonesia dipimpin oleh orang yang sudah berpengalaman dalam birokrasi pemerintahan.

"Terkait presiden merakyat yang mendapat respon 73,7 persen, kurang diminati lagi. Masyarakat menilai sebatas pencitraan saja,” tandasnya.

Survei digelar pada 2 Januari 2022 hingga  15 Januari 2022 dengan metode multistage random sampling, melibatkan 2435 responden yang diwawancarai secara tatap muka serta komunikasi telepon secara proposional penyebarannya di 34 provinsi.

Margin of error surveinya 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya