Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist

Politik

Jadi Kandidat Kuat Pilpres 2024, Anies Hanya Fokus Tuntaskan Tugas di Jakarta

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 05:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang Pemilu 2024, Anies Baswedan digadang-gadang sebagai calon kuat Presiden RI untuk meneruskan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Mulai dari hasil survei yang makin menunjukan naiknya elektabilitas Anies, sampai deklarasi di daerah-daerah yang mendukungnya maju sebagai calon presiden.

Ketua Nasional Rekan Indonesia, Agung Nugroho, menilai hal itu merupakan dinamika demokrasi yang wajar.


"Demokrasi menjamin hak berpendapat termasuk juga hak mencalonkan seseorang untuk menjadi pemimpin," kata Agung kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (20/1).

Apalagi, menurut Agung, situasi objektif saat ini masyarakat sedang mendambakan figur baru sebagai penerus kepemimpinan Presiden Jokowi. Guna melanjutkan program pembangunan nasional yang sudah diteruskan Jokowi dari presiden sebelumnya.

"Wajarlah jika bangsa ini mendambakan figur pelanjut kepemimpinan Jokowi yang akan purnatugas pada 2024, dan representasi itu ada pada sosok Anies Baswedan," jelasnya.

Namun, ditambahkan Agung, semua itu tergantung pada keputusan pribadi Anies Baswedan untuk menyikapi dinamika demokrasi yang ada saat ini.

"Yang jelas saat ini, menurut pandangan kami, Anies Baswedan hanya fokus pada penuntasan tugasnya sebagai gubernur DKI Jakarta," tegas Agung.

Rekan Indonesia mengaku akan terus mendukung apa pun yang menjadi sikap Anies Baswedan dalam merespons dinamika demokrasi yang terjadi saat ini.

"Mau maju jadi presiden, mau tetap fokus menuntaskan tugas di DKI, kami pastikan dukung," tegas Agung lagi.

Agung menekankan, dukungan tersebut bukan sebatas support pragmatis, namun lebih pada kesamaan ideologis antara Rekan Indonesia dan Anies Baswedan yaitu mewujudkan keadilan sosial.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya