Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Jokowi Tawarkan 3 Prioritas Utama Presidensi G20 di World Economic Forum

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 16:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gagasan Indonesia yang diusung dalam penyelenggaraan Presidensi G20 tahun 2022 ditawarkan Presiden Joko Widodo dalam World Economic Forum yang dia hadiri secara virtual pada Kamis siang (20/1).

Jokowi mengatakan, masyarakat dunia kini sedang cemas dan khawatir melihat kondisi global saat ini. Hal itu dia tunjukkan berdasarkan Global Rate Report 2022 World Economic Forum.

"Sebanyak 84,2 persen responden merasa khawatir dan resah dengan keadaan dunia," ujar Jokowi saat memberikan pidatonya yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden.


Menurut Jokowi, kecemasan dari masyarakat dunia tersebut harus dijawab dengan aksi-aksi yang nyata dari komunitas global itu sendiri.

Karena itu, dia berharap Indonesia berusaha agar Presidensi G20 tahun 2022 bisa menjadi bagian penting untuk menjawab keresahan tersebut, dan bisa menjadi katalis pemulihan ekonomi global yang inklusif.

"Tema Presidensi G20 yaitu Recover Together, Recover Stronger, kami akan mengedepankan partnership dan inklusivitas, serta menyediakan platform terobosan dalam upaya transformasi di berbagai bidang," kata Jokowi.

Untuk mencapai hal tersebut, Jokowi mengungkap tiga prioritas utama Presidensi G20 Indonesia yang sejalan dengan prioritas nasional dan kondisi global saat ini.

Yang pertama, Jokowi menyebutkan bahwa Indonesia ingin menata kembali arsitektur kesehatan global agar lebih inklusif dan tanggap terhadap krisis.

"Produksi vaksin ditingkatkan dengan distribusi yang merata, investasi dan pendanaan yang dibutuhkan harus pasti dan mobilisasi secara cepat, untuk mencegah krisis selanjutnya," imbuhnya.

Kemudian prioritas yang kedua, disebutkan Jokowi yaitu mengoptimalisasi digital transformasi ekonomi, dan dampaknya harus dirasakan oleh masyarakat terutama oleh pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Transisi dan kemampuan digital masyarakat harus ditingkatkan," tegasnya.

Adapun prioritas yang ketiga yakni transisi energi yang lebih ramah lingkungan. Menurutnya, hal ini sangat diperlukan dengan menyediakan teknologi dan pendanaan yang kuat.

"Melalui teknologi mampu mendorong produksi berbasis ekonomi," tuturnya.

"Tiga prioritas tersebut merupakan kesempatan yang perlu dimanfaatkan secara optimal," demikian Jokowi.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya