Berita

Presiden Jokowi/RMOL

Politik

Pandemi Terkendali karena Vaksinasi, Jokowi Pede Ekonomi Nasional Pulih Tahun Ini

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 13:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Indikator-indikator perekonomian di sektor keuangan memberikan optimisme kepada Presiden Joko Widodo tentang pemulihan ekonomi nasional yang semakin membaik pada tahun 2022 ini.

Presiden Joko Widodo meyakini, pertumbuhan yang positif di sektor keuangan baik dari sisi kredit di perbankan maupun investasi di pasar modal, akan terus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut berjalan seirama dengan penanganan Covid-19 di Indonesia yang semakin membaik dengan adanya percepatan vaksinasi bagi masyarakat luas.


"Tahun 2022 akan menjadi momentum (pemulihan ekonomi), dan penanganan pandemi sudah semakin terkendali, meskipun hati-hati masih ada varian Omicron yang harus diwaspadai," ujar Jokowi dalam dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan tahun 2020 yang digelar virtual pada Kamis (20/1).

Untuk terus mempertahankan kondisi pandemi tetap membaik, Jokowi memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 akan terus digencarkan.

Dia mencatat, hingga pagi tadi masyarakat yang sudah divaksinasi mencapai 301 juta suntikan.

Dari jumlah itu, sudah 85 persen suntikan dosis pertama dari total target yang diberikan kepada masyarakat.

Sedangkan, masyarakat yang sudah mendapat suntikan dosis kedua sudah mencapai 58 persen dari total target.

"Dan bahkan vaksin penguat (booster) juga sudah kita suntikkan dan telah kita mulai sejak 12 Januari 2022 yang lalu," imbuh Jokowi.

Mantan Walikota Solo itu berharap, kondisi pandemi yang semakin baik tersebut bisa semakin berdampak positif pada geliat ekonomi di dalam negeri pada tahun ini.

"Ini harus kita pakai untuk membangkitkan optimisme, memberikan keyakinan, memberikan kepercayaan yang lebih besar pada masyarakat dan kepada para pelaku usaha, untuk segera melanjutkan aktivitas ekonomi dan aktivitas-aktivitas produktif lainnya," demikian Jokowi.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya