Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Politik

Akui Kesalahan, Ketua DPW PPP Aceh Segera Revisi Kepengurusan

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 03:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pencantuman nama sejumlah aparatur sipil negara (ASN) dalam kepengurusan DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh adalah sebuah kesalahan. Meskipun, Pengurus PPP Aceh tidak mempersoalkan status tersebut, karena para ASN hanya memberikan masukan dan pemikiran kepada pengurus harian.

Dituturkan Ketua DPW PPP Aceh, Amiruddin Idris, nama-nama ASN yang masuk sebagai Majelis Pakar DPW PPP Aceh, diusulkan oleh pengurus yang menilai kompetensi mereka sangat dibutuhkan untuk perkembangan PPP Aceh.

"Namun (sayangnya) tidak mengonfirmasi kembali ke nama yang diusulkan," jelas Amiruddin Idris kepada Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (19/1).


Sehingga sejumlah ASN merasa nama mereka dicatut karena masuk formasi kepengurusan PPP Aceh.

Mereka adalah Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Aceh, Usamah Al Madny; dan pegawai di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, M Adli Abdullah. Nama lain yang dicantumkan adalah Warul Walidin.

Dalam keputusan yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PPP, Suharso Manoarfa, Warul Walidin menjabat sebagai Ketua Majelis Pakar. Padahal saat ini Warul Walidin merupakan Rektor Universitas Islam Negeri Arraniry.

Untuk itu, Amiruddin memastikan pihaknya akan merevisi nama-nama pengurus Majelis Pakar. Formasi baru nanti disesuaikan dengan aturan perundang-undang yang berlaku, terutama bagi aparatur sipil negara.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya