Berita

Ketua Dewan Pertimbangan DPD Demokrat Jatim, Priyo Effendi/Ist

Politik

Ingatkan Soal AD/ART Partai Jelang Musda, Ketua Wantim Demokrat Jatim: Beda Pilihan Itu Wajar

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 02:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) Partai Demokrat Jatim, Kamis (20/1), tensi politik di partai berlambang bintang mercy ini kian memanas. Ketua Dewan Pertimbangan DPD Demokrat Jatim, Priyo Effendi, sampai mengingatkan semua pihak untuk menghormati AD/ART partai.

Priyo ingin gelaran Musda kali ini tidak mengabaikan soliditas di internal partai. Priyo pun mengingatkan seluruh kader Demokrat Jatim agar lebih bijak menghadapi Musda dengan menghormati seluruh aturan partai.

"Musda tidak boleh hilangkan soliditas. Beda pilihan itu wajar, asal jangan menyimpang dari AD/ART. Kepala BPOKK DPP sudah tegas mengenai adanya tahapan fit and proper test, maka mari kita hormati AD/ART! Artinya kita hargai hak DPP sesuai AD/ART dan PO Musda untuk menentukan ketua terpilih berdasarkan fit and proper test," ujar Priyo, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (19/1).


Di sisi lain, Priyo optimistis Partai Demokrat akan meraih hasil yang semakin baik dalam Pemilu 2024. Mengingat kekompakan segenap kader partai dalam menghadapi gerakan yang ingin mengambil alih kepemimpinan dari Agus Hariurti Yudhoyono (AHY) selaku ketum hasil Kongres 2020 yang telah disahkan Kemenkumham.

Priyo juga mengingatkan segenap kader partai untuk senantiasa menjaga ketertiban dan memelihara semangat kekeluargaan di saat Musda nanti.

"Jatim basis yang sangat penting bagi Demokrat, apalagi Pak SBY bisa dikatakan berasal dari Pacitan, maka kita harus menjadikan proses Musda ini tertib dan taat aturan," harap Priyo.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya