Berita

Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/1)/RMOL

Politik

Sudah Ada UU, Pansus Yakin Proyek IKN Terus Jalan Meski Presiden Berganti

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 16:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang Undang (RUU) tentang Ibu Kota Negara (IKN) memastikan bahwa proyek IKN baru akan rampung meski dalam jangka waktu yang panjang hingga 2045.

Dipastikan, tidak akan berhenti meski periodisasi presiden berakhir. Sebab, IKN kini sudah menjadi UU.  

Begitu disampaikan Ketua Pansus RUU IKN Ahmad Doli Kurnia saat jumpa pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/1).


"UU ini yang membuat jaminan bahwa UU ini adalah bentuk kodifikasi konsesus kita semua, bahwa kita sepakat untuk memindahkan Ibukota dari Jakarta ke Kaltim, bentuknya tuh UU," ujar Doli Kurnia.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menegaskan, ketika masyarakat sudah berkonsesus apalagi diikat dengan UU IKN ini akan memiliki kekuatan bahwa pemindahan dan pembangunan Ibukota akan terus berjalan.

"Ya ini saya kira jaminan jangka panjang, bukan hanya terbatas pada periode (presiden) tertentu," kata Doli Kurnia.

Atas dasar itu, Doli Kurnia menyakini bahwa UU IKN ini akan memberikan jaminan siapapun presidennya setelah Joko Widodo akan melanjutkan proyek pemindahan Ibukota.

"Jadi kalau kita bandingkan dengan gagasan-gagasan ide untuk pemindahan Ibukota sebelumnya, justru ini gagasan ide yang tertuang secara hukum formal. Dan ini saya kira mengikat semua. Kalau dulu ada yang membayangkan pindah ke Palangkaraya waktu itu cuman gagasan aja, enggak ada dibuat sampai UU," tuturnya.

"Termasuk (dulu) mau pindah ke Jonggol, ke Hambalang, belum sempat bicara tentang landasan hukumnya, justru baru ini. Dan ketika kita punya landasan hukum yang kuat, itulah jaminannya bahwa ini akan bisa berjalan. Nah, tinggal setelah UU ini kita mau melakukan apa, itu tergantung kita semua termasuk pemerintah khususnya," demikian Doli Kurnia.

Turut hadir dalam jumpa pers itu antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua Pansus RUU IKN DPR RI Ahmad Doli Kurnia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya