Berita

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka lebih memilih fokus menyelesaikan tugasnya ketimbang menanggapi pelaporan dirinya ke KPK/RMOLJateng

Politik

Respons Santai Pelaporan Dirinya ke KPK, Gibran: Tekne Wae

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 04:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku dirinya tidak terpengaruh dengan pelaporan dirinya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh aktivis 98, Ubedillah Badrun.

Gibran lebih memilih untuk fokus bekerja bagi masyarakat, dan tidak membuat elektabilitasnya sebagai Kepala Daerah menurun. Pasalnya masyarakat bisa langsung menilai kinerja kerjanya selama ini.

"Kalau ada berita jelek atau apa (dilaporkan KPK) ya dibuktikan saja. Dilihat saja sebulan atau dua bulan lagi, naik apa turun elektabilitasnya," jelas Gibran, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Senin (17/1).


Ayah dua anak ini juga kembali menegaskan pihaknya tidak akan melaporkan balik dugaan fitnah kepadanya dan sang adik, Kaesang Pangarep. Menurutnya, biarkan pihak berwenang bekerja lebih dahulu.  

"Ya biarkan (KPK) berproses dulu, nek salah yo dibuktikan. Tergantung iso buktikan ora. Mau diperiksa, mau dipanggil silakan," lanjut Gibran.

Dirinya lebih baik fokus bekerja dibandingkan daripada mengurusi pelaporan tentang dugaan terlibat korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPP) serta korupsi kolusi dan nepotisme (KKN).

"Tekne wae (biarkan saja). Mau lapor tidak ada buktinya kok, tidak usah laporkan balik. Fokus nyambut gawe, koyo ra duwe gawean wae (lapor balik)," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya