Berita

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas/RMOL

Politik

Menag Targetkan Februari Sudah Dapat Kepastian Soal Haji

SELASA, 18 JANUARI 2022 | 02:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kondisi pandemi yang kembali di tinggi di Arab Saudi maupun di tanah air memunculkan kekhawatiran tahun ini kembali tak ada jemaah Indonesia yang bisa melaksanakan ibadah haji.

Untuk itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menargetkan, Februari 2022 sudah ada kejelasan soal penyelenggaraan ibadah haji. Itu adalah batas maksimal untuk menyiapkan keberangkatan perdana jemaah asal Indonesia yang diasumsikan pada 5 Juni.

"Kalau target, kita punya target. Mudah-mudahan bulan depan, di Februari, ada kejelasan," kata Menag saat rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1).


Yaqut menambahkan, hingga saat ini otoritas Arab Saudi belum memberikan kepastian soal penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah/2022 Masehi. Meski pemberangkatan jemaah haji asal Indonesia sudah tertunda selama dua tahun.

Sembari menunggu kepastian, Kementerian Agama tetap terus menyiapkan segala kemungkinan pemberangkatan calon jemaah haji lewat tiga skema. Yakni kuota penuh, kuota terbatas, maupun tidak memberangkatkan sama sekali.

"Persiapan kita lakukan agar ketika apapun keputusan nanti yang diberikan terkait ibadah haji, kita semua sudah bisa siap melaksanakannya, baik itu dilaksanakan secara penuh, terbatas, maupun tidak sama sekali," tutupnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya