Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

M. Qodari: Tidak Ada Kendala jadi Cawapres Prabowo, Tergantung Jokowi Mau atau Tidak

MINGGU, 16 JANUARI 2022 | 16:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sekretariat Bersama (Sekber) mendeklarasikan pasangan calon Prabowo-Jokowi untuk pertarungan pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Dalam deklarasi itu Jokowi diposisikan sebagai wakil presiden mendampingi Prabowo.

Menyikapi hal tersebut, pengamat politik Qodari menyampaikan tidak ada larangan bagi Jokowi untuk maju sebagai calon wakil presiden. Dalam konstitusi disebutkan bahwa larangan untuk petahana maju kembali menjadi calon presiden bukan sebagai wakil presiden.

“Yang ada itu kan batasan bagi mereka yang sudah pernah jadi wakil presiden dua kali, seperti misalnya Pak JK. Tidak bisa maju untuk jadi wakil lagi, bagi Pak Jokowi di tahun 2019 karena Pak JK sudah pernah jadi wakil presidennya Pak SBY tahun 2004 sampai 2009,” ucap Qodari lewat keterangannya, Minggu (16/1).


Dia menambahkan JK tidak lagi diusung pada Pemilu 2019 lantaran sudah dua kali menjabat sebagai wakil presiden. Namun, untuk Jokowi yang belum pernah menjadi wakil presiden, konstitusi tidak melarang hal tersebut.

"Secara UUD dan UU khususnya Pilpres Pak Jokowi tidak ada kendala menjadi cawapres,” imbuhnya.

Menurutnya, pasangan calon Prabowo-Jokowi akan terwujud, tergantung dari Jokowi apakah mau mendampingi Prabowo Subianto di 2024 atau tidak.

"Tentu pertama tergangtung pada Pak Jokowinya, mau enggak jadi calon wakil presiden khususnya bagi Pak Prabowo. Kalau Pak Prabowo sih saya yakin mau-mau saja, karena Pak Jokowi kan populer dan sekarang masih petahana,” tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya