Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Gerindra Cirebon: Deklarasi Prabowo-Muhaimin Bisa Jadi Pertimbangan DPP

SABTU, 15 JANUARI 2022 | 04:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Gerindra Kabupaten Cirebon memastikan akan mematuhi apapun keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait Pilpres 2024. Siapapun calon yang akan mendampingi Ketua Umum Prabowo Subianto dipastikan akan didukung.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kabupaten Cirebon Fraksi Gerindra, Nana Kencanawati, menanggapi adanya deklarasi dari relawan yang mengatasnamakan Barisan Prabowo-Gus Muhaimin sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.

Nana meyakini DPP sudah sangat berpengalaman dalam menentukan calon pendamping terbaik untuk Prabowo dalam Pilpres mendatang.


“Jadi deklarasi Prabowo-Gus Muhaimin sebagai perpaduan nasionalis dan agamis merupakan keinginan masyarakat tentunya akan menjadi pertimbangan DPP,” ujarnya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (14/1).

Relawan yang mengatasnamakan Barisan Prabowo-Gus Muhaimin telah mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Gus Muhaimin untuk maju sebagai pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2024.

Koordinator Barisan Prabowo-Gus Muhaimin, Rahmat Ari Andi menjelaskan, sosok yang mampu membawa Indonesia pascahantaman pandemi Covid-19 berada di pundak Prabowo dan Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar.

"Sebagai masyarakat Jawa Barat kami meyakini bahwa figur Bapak Prabowo dan Gus Muhaimin Iskandar adalah figur ideal yang mampu mewujudkan visi ini," ujar Rahmat, saat diwawancarai di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, di Bandung, Rabu lalu (12/1).

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya