Berita

Diplomat Israel Itay Tagner dan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto selama forum IISS di Bahrain pada Sabtu, 20 November 2021/Net

Dunia

The Jerusalem Post: Prabowo Subianto Tokoh Utama di Balik Upaya Normalisasi Hubungan Israel-Indonesia

RABU, 12 JANUARI 2022 | 13:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kabar upaya normalisasi hubungan antara Israel dan Indonesia semakin santer terdengar dalam beberapa waktu terakhir, khususnya setelah Abraham Accords (Perjanjian Abraham) yang melibatkan negara-negara Arab pada akhir 2020.

Abraham Accords merupakan pernyataan bersama antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain untuk normalisasi hubungan yang dimediasi AS.

Indonesia yang menjadi pendukung kemerdekaan Palestina telah berulang kali menolak kabar tersebut. Kementerian Luar Negeri RI juga menekankan Indonesia tidak akan mengakui Israel sebelum tercapainya two-states solution dengan Palestina.


Namun sebuah laporan dari The Jerusalem Post menyebutkan, negosiasi untuk normalisasi hubungan Indonesia dan Israel tengah dilakukan, dengan tokoh utamanya adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Lewat artikel bertajuk "How agriculture led Indonesia’s defense minister to talk normalization with Israel" yang dirilis pada Selasa (11/1), dijelaskan bahwa kerjasama pertanian telah memainkan peranan besar dalam negosiasi tersebut.

Bahkan disebutkan, Indonesia dan Israel telah melakukan serangkaian pertemuan dalam beberapa bulan terakhir pada tahun 2021.

Pada November lalu, Prabowo bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional Eyal Hulata dalam sebuah konferensi di Manama. Sebuah foto yang menunjukkan Prabowo tengah berbincang dengan kuasa usaha Israel di Bahrain, Itay Tagner juga sempat ramai diperbincangkan pada acara yang sama.

Dari laporannya, media Israel tersebut menulis, upaya normalisasi hubungan juga berkaitan dengan rencana Prabowo untuk ikut dalam bursa Pilpres untuk kesekian kalinya pada tahun 2024.

Prabowo menilai normalisasi hubungan dengan Israel akan membawa Indonesia lebih dekat pada Amerika Serikat (AS).

Kendati menjabat sebagai menhan, Prabowo tampaknya menggunakan kerjasama ketahanan pangan dalam upaya menghangatkan hubungan Indonesia dan Israel.

Hal ini diperkuat dengan komentar dari penasihat menteri pertanian Yair Shamir sekaligus konsultan pertanian, Shmuel Friedman. Ia juga bekerja di sebuah pusat penelitian dan pengembangan petanian di Indonesia.

Friedman mengatakan, salah satu mitra dalam proyeknya telah melibatkan Prabowo. Ia juga mengaku mengetahui pembicaraan normalisasi antara Indonesia dan Israel, meski bukan pada sisi politik.

"Saya percaya hubungan antarnegara perlu dimulai dari sana, dengan ketahanan pangan. Tidak dengan senjata, (tapi) dengan makanan," ujarnya.

Salah satu rekan bisnis Friedman adalah Joey Allaham, seorang pengusaha kelahiran Damaskus, berbasis di New York. Ia dikenal pernah melobi pemerintah Qatar di komunitas Yahudi Amerika pada 2017-2018, membawa tokoh masyarakat terkemuka ke Doha dan mendapatkan sumbangan Qatar untuk organisasi pro-Israel.

Allaham diketahui telah membantu memfasilitasi kerjasama antara Friedman dan Prabowo.

Pada Oktober 2020, Allaham dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyumbangkan 15.000 unit Taffix, semprotan hidung anti-Covid-19 buatan Israel, kepada petugas kesehatan dan personel militer Indonesia.

Allaham mulai bekerja untuk mengambil hubungan Israel-Indonesia dari perdagangan dan pertanian sejak awal 2021. Pada Mei tahun itu, ia mempertemukan asisten pribadi Prabowo, Sudaryono dengan seorang agen intelijen Israel di Budapest.

Dari sana, komunikasi Israel dan Indonesia pindah ke kontak tingkat yang lebih tinggi, termasuk pertemuan di Paris.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken juga dilaporkan telah mengangkat topik normalisasi Indonesia dan Israel ketika bertemu dengan Menlu Retno Marsudi di Jakarta pada bulan lalu.

Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik formal. Tetapi Indonesia disebutkan membeli senjata dari Israel, dan melakukan kerjasama di balik layar dengan Israel.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya