Berita

Angka terkini Covid-19 di Indonesia/Net

Kesehatan

Kasus Aktif Covid-19 Bertambah 203 Orang, Meninggal Terbanyak Disumbang Lampung dan Jateng

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 18:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus aktif Covid-19 pada Senin petang (10/1) terus mengalami kenaikan, lantaran jumlah orang yang terinfeksi masih lebih tinggi dari jumlah orang yang dinyatakan sembuh.

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus positif secara nasional hari ini bertambah sebanyak 454 orang, dua kali lipat lebih banyak dari kasus sembuh yang bertambah sebanyak 244 orang.

Jika dilihat detail, provinsi yang menyumbang tambahan kasus positif paling banyak masih berada di satu provinsi, yaitu di DKI Jakarta sebanyak 360 orang.


Sementara Provinsi lain yang mengalami pertambahan di bawah 100 ada di Jawa Barat sebanyak 27 orang, Banten 16 orang.

Untuk sisanya tersebar di 17 provinsi dengan rentang angka kenaikan kasus konfirmasi positif mulai dari satu orang hingga 10 orang.

Adapun provinsi yang tak mencatat tambahan kasus positif Covid-19 alias nol kasus ada di 14 provinsi yang di antaranya  Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat dan Maluku.

Namun secara total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 4.116.202 orang atau sebanyak 96,5 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 4.266.649 orang.

Untuk kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak tujuh orang. Jika dilihat totalnya, kasus meninggal kini naik menjadi 144.136 orang atau sebesar 3,4 persen dari total kasus positif.

Dilihat secara rinci, provinsi yang menyumbang angka kematian paling banyak adalah Lampung dan Jawa Tengah sejumlah dua kasus. Sisanya tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Tengah dengan masing-masing satu orang.

Sementara itu, untuk kasus aktif hari ini tercatat naik sebanyak 203 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 6.311 orang atau sebanyak 0,1 persen dari total kasus positif.

Adapun untuk jumlah orang  yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 3.193 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 181.426 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 259.545 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.148 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 44.359.401 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 65.774.472 sampel.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya