Berita

Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia/Net

Politik

Menteri Bahlil Janji 3-5 Juta Lapangan Kerja Tercipta Lewat Investasi

MINGGU, 09 JANUARI 2022 | 18:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah tak menampik kondisi ekonomi nasional dalam dua tahun terakhir babak belur dihantam pandemi Covid-19. Diharapkan tahun 2022 ini ekonomi nasional berangsur pulih.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengakui untuk memuaskan publik terhadap kondisi ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19 yang belum pulih ini tak maksimal. Namun, Bahlil melihat tren ekonomi nasional dalam satu kuartal terakhir tumbuh positif.

“Artinya pemerintah Jokowi memimpin kami di kabinet itu mampu perlahan-lahan melakukan langkah-langkah strategi ekonomi untuk menuju perbaikan yang lebih baik,” ucap Bahlil dalam acara diskusi virtual bertemakan Survei Indikator: Pemulihan Ekonomi Pasca-Covid, Pandemic Fatigue, dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024, Minggu (9/1).


Bahlil menyampaikan dari sekian banyak permasalahan ekonomi yang dirasakan masyarakat luas, yakni ada dua. Pertama, soal lapangan pekerjaan, dan harga pokok kebutuhan masyarakat yang kian meningkat tajam.

"Harus kita akui lapangan pekerjaan itu yang 7juta existing pengangguran kerja, angkatan kerja 2,9juta pertahun, kemudian pada saat pandemi itu sekitar 5-6 juta kena PHK, jadi (pengangguran) kita itu 16juta,”imbuhnya.

Dia mengatakan persoalan lapangan pekerjaan tidak bisa sepenuhnya didorong dari sektor pemerintah saja, misalnya penerimaan PNS, TNI dan Polri serta BUMN. Menurutnya, dari sektor pemerintah hanya mampu mengangkut 1juta karyawan pertahun selebihnya, pemerintah mengandalkan swasta lewat investasi untuk menolong pengangguran untuk mendapatkan pekerjaan.

"Tujuannya investasi, nah investasi itu harus didorong sebagai instrumen untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang berkualitas, ini yang sekarang kita dorong betul,” katanya.

Sebagai menteri investasi, Bahlil mengatakan pemerintah tengah mendorong masuknya investasi sebanyak mungkin untuk membuka sebanyak-banyaknya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia.

"Di tahun ini menargetkan lapangan pekerjaan kita ciptakan lewat investasi langsung itu 1,2juta itu secara langsung. Kalau dalam teori ekonomi kali tiga atau bahkan kali lima jadi kita bisa menciptakan sekitar 4-5juta lapangan pekerjaan. Mudah-mudahan nanti surveinya Pak Burhan di bulan Januari akan semakin membaik,” tutupnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya