Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Soal Ferdinand, Henrykus Sihaloho: Bukannya Minta Maaf Malah Mengancam

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 05:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dosen Universitas Katolik Santo Thomas di Medan, Henrykus Sihaloho merasa Ferdinand Hutahaean aneh.

“Aneh juga bila orang waras pasang jerat untuk diri sendiri dan tidak belajar dari kesalahan orang,” kata Henrykus dalam unggahannya di Twitter, Kamis (6/1).

Bahkan Henry tambah merasakan aneh saat Ferdianand yang dianggap telah menistakan Tuhan dan agama justru balik mengancam untuk melaporkan balik pelapor.


“Bukannya segera minta maaf karena menista Tuhan dan agama, malah mengancam balik pelapornya, dan berdalih aneh dengan mengatakan itu "dialog antara pikiran dan hati saya yang sedang down” ujar Henrykus.

Sebelumnya, Ferdinand lewat akun Twitternya @FerdianandHaean3 mengaku sebagai warga negara yang baik bakal mengikuti seluruh proses penegakan hukum yang saat ini telah berjalan.

Namun, ia memastikan bakal melawan dengan melaporkan balik Haris Pertama lantaran dianggap telah melakukan fitnah terhadap dirinya.

“Saya juga akan melaporkan balik pelapor karena telah memfitnah saya dan menyeret-nyeret saya kepada sebuah situasi yang tidak saya lakukan,” kata Ferdinand melalui unggahannya di Twitter.

Terkait ancaman tersebut, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyatakan dirinya tak gentar dengan ancaman Ferdinand Hutahaean yang akan melaporkan balik dirinya.

“Sudah salah kau masih mengancam orang. Sadar kau Ferdinand, jangan menjadi jumawa karena ada beking,” tegas Haris.

“Demi menjaga keutuhan NKRI maka nyawa saya pertaruhkan,” sambung Haris.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya