Berita

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta saat menyaksikan pembukaan vaksinasi merdeka anak/Ist

Presisi

Jawa Timur Siapkan 2.5 Juta Dosis Vaksin untuk Anak

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 00:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta melakukan pengecekan Vaksinasi Merdeka Anak usia 6-11 tahun, di SD Katolik Santa Clara, Ngagel Madya, Surabaya.

Kegiatan serupa juga dilakukan di 115 titik gerai vaksin yang tersebar di seluruh Jatim dengan target 25.000 dosis pada hari ini, dari target keseluruhan 2,5 juta dosis untuk anak seluruh Jatim.

Vaksinasi Merdeka Anak ini dilakukan serentak diseluruh Indonesia dan dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara virtual.


Dalam kesempatan ini, Sigit mengatakan dalam rangka menekan penyebaran dan pengendalian virus Covid-19, pihaknya melaksanakan langkah-langkah pencegahan dengan disiplin protokol Kesehatan 5M dan akselerasi vaksinasi.

"Lakukan Optimalisasi atau percepatan vaksinasi sehingga berhasil mencapai 70 persen. Setelah vaksinasi lansia saat ini kita mencapai tahap Vaksinasi anak dengan Usia 6-11 tahun," katanya, Rabu (5/1).

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengatakan, di Jatim hari ini dilaksanakan Vaksinasi Merdeka secara serentak di 115 titik dengan sasaran 25.000 dosis.

"Vaksinasi anak usia 6-11 tahun ditargetkan sebanyak 2,5 juta. Kemudian pencapaian sampai hari ini 32%. Sedangkan untuk di SD Santa Clara ini ada 200 anak-anak, dan mudah-mudahan siang ini bisa selesai," ucap Niko.

Mantan Kapolda Kalimantan Selatan itu mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, kemudian Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan yang selalu bersinergi dengan seluruh stakeholder, khususnya guru, dan orang tua murid.

Dia menekankan, hal ini tidak berhenti di sini saja. Tapi akan terus berlanjut, sehingga anak-anak semuanya bisa tervaksin dan bisa mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara langsung secara aman.

"Harapan kami ke depan orang tua, guru, kemudian tenaga kesehatan TNI Polri, selalu bersinergi dan bisa dengan cepat menyelesaikan dalam waktu akhir bulan ini semuanya bisa tervaksin," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya