Berita

Pasien Covid-19/Net

Kesehatan

Soal Temuan Varian Baru Prancis, WHO: Sudah Ada dalam Radar Kami

RABU, 05 JANUARI 2022 | 11:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengaku masih mengawasi temuan varian baru Covid-19 yang pertama kali diidentifikasi di Prancis.

Varian B.1.604.2 itu ditemukan oleh para ilmuwan di  Insitut Rumah Sakit Universitas Infeksi Méditerranée (IHU) pada 10 Desember 2021. Varian dengan 46 mutasi ini dideteksi pada pasien dari Forcalquier, wilayah Alpes-de-Haute-Provence.

Ia adalah seorang lelaki yang telah divaksinasi lengkap, yang telah kembali dari Kamerun pada November. Tiga hari kemudian dia dinyatakan positif Covid-19 dengan gejala pernapasan ringan.


Selain itu, ada 12 kasus serupa ditemukan di dekat Marseilles. Data menunjukkan banyak dari pasien memerlukan rawat inap.

Kendati begitu, WHO sendiri mengatakan masih terlalu dini untuk menilai keparahan dari varian tersebut berdasarkan 12 kasus yang telah ditemukan.

"Varian telah ada dalam radar kami. Virus itu memiliki banyak peluang untuk menyebar," ujar manajemen insiden WHO untuk Covid, Abdi Mahamud dalam konferensi pers di Jenewa pada Selasa (4/1), seperti dimuat AP.

Sejauh ini WHO belum menyatakan apakah varian tersebut masuk ke dalam variant of interest atau variant of concern yang diklasifikasikan untuk virus corona SARS-CoV-2.

Sementara itu, Prancis sendiri tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang didorong oleh varian baru Omicron. Pada Selasa, Prancis mencatat rekor 271.686 kasus Covid-19 dalam sehari.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya