Berita

Ilustrasi perusakan hutan akibat penambangan di Aceh/Net

Nusantara

Aceh Alami 662 Kejadian Bencana Sepanjang 2021, Kerugian Mencapai Ratusan Miliar

MINGGU, 02 JANUARI 2022 | 05:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat ada 662 kejadian bencana yang melanda Tanah Serambi Mekah. Kerugian akibat bencana alam ini ditaksir mencapai Rp 235 miliar.

Kepala Pelaksana BPBA, Ilyas menyebutkan, dalam rentetan kejadian itu menyebabkan 8 orang meninggal dunia. Mereka meninggal akibat longsor, banjir bandang, kebakaran, serta terseret arus.

"Satu orang dinyatakan hilang terseret arus," ucap Ilyas dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Sabtu (1/1).


Ilyas mengatakan, dalam kejadian bencana alam tersebut 13 orang luka-luka, 43.218 kepala keluarga atau 136.268 jiwa terdampak bencana. Selain itu 9.215 jiwa mengungsi serta 3.698 rumah terdampak.

Kejadian bencana yang terjadi di Aceh, rincinya, meliputi kebakaran pemukiman 269 kali dengan kerugian Rp 105 miliar. Kebakaran hutan dan lahan 133 kali dengan luas secara total 435 hektare.

Sementara angin puting beliung terjadi sebanyak 89 kali. Merusak 343 rumah warga dengan total kerugian yang dialami sebanyak Rp 14 miliar. Banjir terjadi 100 kali kejadian. Peristiwa ini menyebabkan 2.524 rumah, 1 jembatan, 5 tanggul rusak. Bencana hidrologi itu juga menyebabkan 248 hektare sawah terendam.

Untuk kejadian banjir bandang, terjadi 6 kali kejadian merendam 272 rumah dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 2,6 miliar. Banjir dan longsor terjadi 12 kali. Merendam 98 rumah dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 13,2 miliar.

Selain itu bencana akibat banjir, terjadi 5 kali kejadian merusak 29 rumah di kota Lhokseumawe dan di Aceh timur. Longsor terjadi 42 kali kejadian kerugian mencapai Rp 1 miliar.

BPBA, lanjut Ilyas, juga mencatat bencana akibat abrasi laut dari sepanjang Januari-Desember 2021. Tercatat sebanyak 5 kali kejadian dan merusak 6 rumah dengan perkiraan kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.

Bencana ini juga menyebabkan 31 sarana pendidikan, 2 pasar, 2 sarana kesehatan, 14 sarana pemerintahan, 15 sarana ibadah rusak. Kemudian 172 ruko, 9 jembatan, 7 tanggul, dan 269 meter badan ruas jalan rusak akibat banjir dan longsor.

Melihat tingginya intensitas bencana, Ilyas mengimbau masyarakat agar menjaga alam. Terutama dengan menjaga tutupan hutan dan memperhatikan fungsi hutan sebagai resapan air yang berguna mencegah banjir dan longsor dan kebakaran hutan dan lahan.

"Selain itu, penting untuk memberdayakan masyarakat dan sosialisasi kepada pelaku usaha yang terlibat perluasan lahan untuk tidak menjaga hutan dan tidak membuka lahan dengan membakar," demikian Ilyas.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya