Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net

Presisi

Kapolri: Kewenangan Tanpa Etika Beresiko Salahgunakan Wewenang

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 03:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan agar etika selalu melekat dalam setiap personel kepolisian. Sebab, tanpa etika dengan kewenangan maka beresiko menyalahgunakan wewenang.

“Kalau kita tidak mempunyau kompetensi etika, maka akan terjadi risiko penyalahgunaan wewenang. Dan ini saya minta untuk bisa betul-betul  ditanamkan,” kata Kapolri dalam penyampaian rilis akhir tahun di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/12).

Disisi lain, lanjutnya, transformasi di bidang pengawasan terus dilakukan sebagai upaya perubahan internal. Listyo Sigit bahkan telah memerintahkan para pejabat utama dan seluruh komandan di setiap tingkatan untuk betul-betul memahami maksud dan tujuan dari transformasi ini.


“Kemudain terkait dengan pegnawasan personel, dibandingkan 2021 sebenarnya terjadi penuruna terkait dengan pelanggaran disiplin. 20 persen turunnya. Pelanggaran kode etik 37 persen turunnya dan pidana juga menurun,” pungkas Sigit.

Disisi lain, Sigit menekankan bahwa segala bentuk kritik ataupun masukan dari masyarakat akan diterima dan dijadikan bahan untuk melakukan perbaikan ke depannya. Ia menekankan, tidak akan ragu menindak tegas oknum polisi yang melakukan pelanggaran.

"Dan kami tentunya akan terus melakukan perbaikan-perbaikan dengan mendengarkan kritik. Memperbaiki dan menindak tegas penyimpangan yang terjadi. mendengarkan masukan dari rekan-rekan, tim survei dan rekan-rekan yang lain," ujar mantan Kabareskrim Polri itu.

Bagi Sigit, perhatian dari masyarakat merupakan modal untuk dijadikan komitmen melakukan perubahan Polri modern, terbuka dan institusi yang berani keluar dari zona nyaman.

"Institusi yang harus terus memperbaiki setiap saat sehingga betul-betul bisa memenuhi harapan masyarakat. Menjadi polisi yang dipercqya, polisi yang profesional dan polisi yang dicintai masyarakat," tutup Sigit.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya