Berita

Menteri BUMN Erick Thohir saat menemani Presiden Jokowi melakukan groundbreaking pembangunan RS Internasional di Sanur, Bali/Net

Kesehatan

Perkuat Kemandirian Kesehatan, Erick Thohir Bangun RS Taraf Internasional di Bali

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 13:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pembangunan Rumah Sakit Internasional di kawasan wisata Sanur, Kota Denpasar, Bali resmi dimulai usai Presiden Joko Widodo secara langsung menghadiri ground breaking pada Senin (27/12).

RS bertaraf internasional dibangun oleh menteri BUMN Erick Thohir yang mengkonsolidasikan BUMN di bidang kesehatan. Pembangunan fase I ditargetkan rampung pada 2023.

Erick menyampaikan, tujuan dibangunnya RS Internasional ini untuk memperkuat ekosistem kesehatan. Sebab, kata dia, aspek kesehatan marupakan hal yang sangat penting lantaran menjadi penopang ekonomi pasca pandemi.


“Kita sudah berhasil mengkonsolidasikan BUMN klaster kesehatan, yang dimana ini adalah bagian kita membentuk ekosistem untuk memperkuat kemandiran di bidang kesehatan,” kata Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Rabu (29/12).

Disamping itu, lanjut dia, pembangunan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan investasi bidang kesehatan ke dalam negeri. Adapun pembangunan RS ini bekerjasama dengan Mayo Clinic dari Amerika Serikat.

“Ini fungsinya juga membantu Bali mempunyai pariwisata baru di bidang kesehatan,” tandas Erick.

Untuk Fase pertama, pembangunan akan meliputi healthcare 1 dan 2 seluas 5 hektare, ethnomedicinal botanic garden seluas 5,3 hektare, retail village 1 hektare, dan UMKM senter 0,5 hektare. Pembangunan fase pertama ditargetkan kelar pada 2023.

Sedangkan fase kedua, pembangunan pusat kesehatan itu meliputi Bali Beach Hotel seluas 3,1 hektare; Bung Karno Convention Center seluas 2,1 hektare; parking hub yang terbagi tiga wilayah masing-masing 1,1 hektare, 0,9 hektare, dan 0,3 hektare. Kemudian Bali Beach Garden dengan luas 2,7 hektare; hotel bintang 3-4 1,7 hektare; healthcare 4 1,1 hektare. Tahap diharapkan kelar pada 2026.

Sementara fase ketiga yang ditargetkan selesai pada 2029 akan mencakup pembangunan healthcare 3 seluas 2,5 hektare; Bali Beach Resort seluas 5,2 hektare, dan healthcare 6 seluas 1,2 hektare. Fase keempat yang akan selesai pada 2032 akan meliputi pembangunan Bali Beach Garden seluas 2,7 hektare, kawasan hotel berbintang 3-4 1,7 hektare; kawasan komersial 1,1 hektare, dan healtcare 5 1,4 hektare.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi langkah Menteri BUMN Erick Thohir yang membangun Rumah Sakit Internasional di Sanur, Kota Denpasar, Bali.

Dengan terbangunnya RS bertaraf internasional ini, Presiden Jokowi berharap menjadi destinasi wisata kesehatan. Sehingga, masyarakat tak perlu lagi berobat ke luar negeri.

“Kita harapkan nanti Sanur ini menjadi KEK kesehatan dan kita harapkan tidak ada lagi, kalau ini jadi, tidak ada lagi rakyat kita, masyarakat kita yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," kata Jokowi dalam sambutannya saat menghadiri ground breaking RS Internasional di Sanur, Bali, Senin (27/12).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya