Berita

Ilustrasi Partai Gerindra/Net

Politik

Sesali Sikap PKS, Gerindra: Belum Ada Pembicaraan Formal Soal Calon Wakil Walikota Bandung

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 01:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Gerindra Kota Bandung mengaku belum diajak bicara oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait nama-nama yang nantinya akan direkomendasikan sebagai Wakil Walikota Bandung.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Bandung, Ferry Cahyadi Rismafury, pun menyayangkan sikap PKS yang sudah memunculkan empat nama yang akan diusulkan ke DPP PKS untuk menjadi pendamping Yana Mulyana sebagai Plt Walikota Bandung tanpa membahasnya lebih dulu dengan pihaknya.

"Kami Gerindra Kota Bandung, belum ada satu pembicaraan atau pertemuan formal untuk membicarakan hal itu. Jadi kami belum diajak bicara secara formal, belum ada pertemuan formal terkait munculnya nama-nama yang sudah beredar di media massa," terang Ferry saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (28/12).


Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bandung ini menjelaskan, jika merujuk aturan yakni pasal 176 ayat 2 Undang-undang Pilkada, Walikota/Wakil Walikota itu merupakan usulan dari partai politik atau gabungan partai politik pengusung.

Oleh karena itu, usulan nama untuk mengisi kekosongan kursi Wakil Walikota Bandung itu harus melalui mekanisme kesepakatan dari partai pengusung.

"Bukan kita tidak sepakat, tetapi kan belum ada pembicaraan atau pertemuan terkait hal itu. Mungkin mereka berpikir ini ruang lingkup internal mereka. Tapi kalau melihat mekanisme sudah jelas, gabungan partai politik atau gabungan partai pengusung," paparnya.

Selain itu, pihaknya juga kaget dengan kemunculan empat nama yang beredar di media massa dan digadang-gadang akan mengisi kekosongan Wakil Walikota Bandung. Padahal, lanjut dia, pembicaraan mengenai kekosongan jabatan tersebut belum pernah dilakukan sampai saat ini.

"Kita juga kaget dan tahu di media massa. Seharusnya ada pertemuan formal kita diajak bicara dan masuk dalam proses pembahasan, kita masih menunggu kapan pertemuan formalnya," katanya.

"Jangan sampai kita dianggap menyepakati padahal tidak ada pertemuan. Alangkah etiknya ketika bicara hal itu dalam proses pembahasan musyawarah resmi," pungkas Ferry.

Adapun empat nama yang diusulkan DPW PKS Jabar ke DPP adalah Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, Ketua DPD PKS Kota Bandung Khairullah, anggota Komisi V DPRD Jabar Siti Muntamah, dan anggota DPR RI Ledia Hanifa Amaliah.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya