Berita

Temuan SMRC, Ganjar Pranowo selisih 0,2 persen dengan Prabowo Subianto sebagai Capres 2024/RMOL

Politik

Temuan SMRC, Elektabilitas Ganjar Pranowo Tempel Ketat Prabowo Subianto

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersaing ketat dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam perburuan elektabilitas calon presiden (Capres) 2024.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojuddin Abbas dalam rilis survei bertema “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional”, Selasa (28/12).

"Pada pertanyaan tertutup 15 nama tokoh, Prabowo Subianto masih berimbang dengan Ganjar, Prabowo dengan 22,7 persen dan Ganjar Pranowo 22,5 persen," ujar Sirojuddin dalam paparannya


Menyusul di bawah Prabowo dan Ganjar, kata Sirojuddin, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 15,2 persen dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 5 persen.

Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,3 persen, Menteri Parekraf Sandiaga Uno 4,2 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 2,7 persen dan Ketua DPR RI Puan Maharani 2,3 persen.

Dengan elektabilitas di bawah 2 persen ada Menko Polhukam Mahfud MD 1,3 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 1,2 persen Menteri Keuangan Sri Mulyani 1,1 persen, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa 1,1 persen.

Selain itu, nama yang di bawah 1 persen diantaranya: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 0,6 persen, Kepala BIN Budi Gunawan 0,6 persen dan Menteri BUMN Erick Thohir 0,4 persen.

"Sementara responden tidak menjawab atau menjawab tidak tahu masih 14,7 persen," demikian Sirojuddin Abbas.

Survei ini dilakukan 8-16 Desember dengan melibatkan 2420 responden dengan tingkat respon 2062 responden atau 85 persen dari populasi direncanakan.

Metode yang dipakai adalah multistage  random sampling dengan toleransi kesalahan 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya