Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Gandeng Pemda dan TNI, YLAM Bantu Vaksinasi 7 Ribu Warga Kalimantan

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 02:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mitra Mandiri Sukses Group Indonesia (MMSGI) melalui Yayasan Life After Mine (YLAM) melanjutkan rangkaian inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Melalui program ‘Vaksin Gotong Royong’, YLAM melakukan serbuan vaksinasi di beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang tingkat vaksinasi warganya masih di bawah rata-rata provinsi dan nasional.

Demi meningkatkan partisipasi warga, YLAM menggunakan beragam cara baru. Salah satunya melalui pembagian paket sembako dan bantuan sosial.


Hal ini sejalan dengan imbauan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian baru-baru ini kepada pemerintah daerah untuk menggunakan dana belanja tidak terduga dan bantuan sosial dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) guna meningkatkan vaksinasi masyarakat.

Pembina YLAM, Andrew Hidayat mengatakan, pihaknya telah melakukan analisis yang menunjukkan tingkat vaksinasi masyarakat di beberapa wilayah sekitar penambangan masih perlu ditingkatkan kembali. Seperti di sekitar wilayah kerja MHU, MMP, dan MA.

"Namun karena lokasinya yang tidak mudah dijangkau, diperlukan kerjasama antara mitra swasta, pemerintah daerah, bahkan TNI dalam mendorong partisipasi warga. Setidaknya sampai mencapai herd immunity, bahkan kalau bisa sama dengan rata-rata vaksinasi provinsi dan nasional," ujar Andrew kepada wartawan, Senin (27/12).

Menurut Andrew, tingkat kesehatan warga berkaitan langsung dengan kemajuan ekonomi dan pembangunan di setiap daerah, sehingga berdampak langsung terhadap pertumbuhan dan kemajuan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Awalnya kami memulai dengan seribu dosis vaksin untuk warga di tiga kecamatan di Kabupaten Kukar. Namun karena antusiasme tinggi dan massal yang ditunjukkan masyarakat dalam merespon program ini kami putuskan untuk menambah volume vaksin, memikirkan cara-cara baru untuk semakin meningkatkan partisipasi warga, serta memperluas wilayah yang bisa dijangkau. Sehingga bisa memaksimalkan dukungan  dan partisipasi luar biasa dari pemerintah daerah dan dari para pimpinan TNI AD,” papar Adri Martowardojo, selaku pengurus YLAM.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) MHU, Faiz Firdaus menyampaikan bahwa program vaksinasi untuk ribuan warga Kalimantan dinilainya penting lantaran saat ini warga Kukar sudah mau dilakukan vaksinasi.

“Saya rasa program vaksin kali ini sangat penting dan berhasil,  walaupun tingkat vaksinasi Kukar saat ini sudah mempunyai capaian yang baik. Pembagian sembako yang kita adakan bersamaan dengan dilakukannya vaksinasi adalah demi  memastikan kecukupan gizi masyarakat terutama pada periode pasca vaksin,” kata Faiz.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono, juga menyampaikan terimakasihnya atas kepedulian lembaga swadaya masyarakat dengan adanya program vaksinasi.

"Kami menyambut baik bantuan vaksin dan sembako yang diusung oleh Yayasan Life After Mine bersama MHU. Kami berharap dengan bantuan ini dapat membantu pencegahan penyebaran Covid-19 secara menyeluruh, guna mengembalikan kembali perkembangan ekonomi di daerah kami,” ucapnya.

Beragam cara-cara baru yang dilakukan YLAM, khususnya dengan memberikan bantuan sembako dan bantuan sosial lainnya, terbukti efektif. Partisipasi warga yang menerima vaksinasi dan bantuan sembako mencapai 7,000 orang dalam waktu kurang dari satu bulan terakhir.

Di Tenggarong, YLAM bersama PT MHU bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kukar berhasil menyuntikkan 1.000 dosis vaksin dan membagikan 1.000 paket sembako. Demikian juga di Kecamatan Loa Janan dan Jonggon, serbuan vaksin dan paket bantuan sosial lainnya berhasil menjaring 2.500 warga penerima, berkat dukungan dari dan kerjasama dengan TNI AD dari Kodam VI Mulawarman.   

Di Balikpapan, dalam operasi yang langsung dipimpin oleh Pangdam VI Mulawarman Mayjen Teguh Pudjo Rumekso, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ini berhasil menjaring 500 warga untuk divaksinasi yang terdiri 250 vaksin untuk anak-anak berusia 6-11 tahun, dan 250 dosis vaksin untuk warga dewasa.

Bersamaan dengan serbuan vaksinasi, YLAM bersama PT MMP, bekerja sama dengan Kodam VI Mulawarman juga membagikan 1.200 paket bantuan sembako.

Di Kabupaten Banjar Baru, Kalsel, Kodam VI Mulawarman berhasil melakukan serbuan vaksinasi dan membagikan bantuan sembako terhadap 3.000 orang warga, bekerjasama dengan YLAM dan PT MAS.

Diawali dengan perhatian YLAM terhadap rendahnya tingkat vaksinasi di Kabupaten Kukar, Kaltim, program Vaksin Gotong Royong ternyata berhasil mendapatkan sambutan yang positif dan cukup massal dari pemerintah daerah dan warga, sehingga terus dilanjutkan dan diperluas ke wilayah lainnya di Kalimantan.

Kabupaten Kukar memiliki populasi penduduk terpadat kedua di provinsi Kaltim, namun saat itu tingkat vaksinasi dosis 1 (57%) dan dosis 2 (41%) masih dibawah rata-rata Provinsi Kaltim yaitu dosis 1 (67%) dan dosis 2 (46%), dan rata-rata nasional, yaitu dosis 1 (65%). dan dosis 2 (43%).

Terdapat tiga kecamatan di Kabupaten Kukar yang merupakan area kerja MHU dengan jumlah penduduk terpadat. Yaitu Tenggarong, Loa Janan, dan Loa Kulu.

Setelah kegiatan Vaksin Gotong Royong, Kabupaten Kukar saat ini dinyatakan telah mencapai herd immunity dengan tingkat vaksinasi dosis 1 (72%) dan dosis 2 (52%) yang mendekati rata-rata nasional, yaitu dosis 1 (74%) dan dosis 2 (43%).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya