Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Kritik Abnormal PSI Bisa Naikkan Elektabilitas Anies

MINGGU, 26 DESEMBER 2021 | 03:11 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Serangan kritik Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa menaikkan elektabilitas orang nomor satu di DKI Jakarta itu.

Demikian pandangan pengamat kominikasi politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/12).  

“Kritik yang terkesan membabi buta dari PSI berpeluang besar meningkatkan elektabilitas Anies. Anies bisa saja dinilai masyarakat sebagai sosok yang dizholimi, sehingga semakin bersimpati terhadap Gubernur DKI tersebut,” kata Jamiluddin.


Hal tersebut sangat masuk akal. Sebab, menurut Jamiluddin, kader-kader PSI termasuk Ketua Umumnya dilihat oleh masyarakat bukanlah sosok yang kredibel

“Kalaupun ada dukungan terhadap kritik PSI, tampaknya itu datang dari kader dan simpatisannya serta pendukung Anok. Mereka ini jumlahnya tidak banyak, sehingga dampaknya terhadap Anies tampaknya akan sangat minim,” imbuh Jamiluddin.

Oleh karenannya, kata Jamiluddin, sikap Anies yang diam terhadap semua kritik PSI sudah tepat. Meladeni orang yang tidak kredibel, justru akan membuat kredibilitas Anies ikut turun.

“Jadi, kritik PSI yang tidak abnormal itu sebaiknya dianggap angin lalu saja. Biarkan mereka terus mengeritik hingga hilang kendali, sehingga mereka akan menerima efek bumerangnya,” demikian mantan Dekan IISIP ini.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya