Berita

Ahli politik dan sosial dari LIPI, Prof Siti Zuhro dalam diskusi Seknas PMP/RMOL

Politik

Siti Zuhro Harap Parpol Lirik Perempuan untuk Terjun ke Politik

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 17:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partisipasi perempuan dalam politik itu sangat penting, karena bisa mengawal dalam berbagai aspek. Tidak hanya sebagai filter tetapi juga smart voters yang mampu mengawal sebuah kebijakan pemerintah baik secara nasional, tingkat kabupaten maupun kota.

Begitu yang disampaikan Prof. Siti Zuhro dalam acara diskusi Seknas PMP bertemakan Kepemimpina Perempuan dalam Perspektif Kebangsaan, Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (22/12).

Menurutnya, perempuan harus memiliki peran dalam ranah legislatif, yudikatif bahkan eksekutif. Pasalnya, perempuan memiliki kesempurnaan sikap dalam menentukan arah kebijakan, salah satunya sikap empati dan juga memiliki kemampuan multitasking yang tidak dimiliki kaum lelaki.


“Nah ini yang kita perlukan. Apakah kebijakan berpihak pada kita kita? Nah itu yang mengapa kaum perempuan harus terjun politik juga baik itu jadi calon legislatif maupun di yudikatif jadi keikutsertaan perempuan tidak anti di politik parlemen tapi juga di eksekutif,” ucap Siti Zuhro.

Pengamat politik dari LIPI ini mengatakan selama kurang lebih 60 tahun sejak tahun 1955 hingga saat ini, jumlah perempuan tidak cukup banyak baik di kancah parlemen, maupun ekskutif dan yudikatif. Pihaknya meminta partai politik yakni PDI Perjuangan untuk mampu melamar perempuan- perempuan hebat untuk menjadi tokoh bangsa.

“Kita mintakan PDI Perjuangan selektif untuk mempromosikan kader perempuan, jadi harus pro-aktif memintakan. Pakai talent pool atau pakai head hunters, jadi jangan perempuan yang hebat itu yang lamar tapi dilamar gitu lho. Jadi orang-orang itu dilamar dari mungkin organisasi perempuan di kampus jadi diambilin gitu jadi Indonesia ini harus punya keberpihakan, parpol punya keberpihakan untuk merekrut  perempuan dengan cara menjemput,” ucapnya.

"Jadi kalau menjemput mereka itu akan memahami sebagai kader yang utuh nanti. Ketika parpol berpihak pada perempuan, saya ikut mendukung saya senang,” imbuhnya.

Dia menambahkan masalah politik dan demokrasi di Indonesia saat ini bagi kaum perempuan adalah akses untuk menuju sebagai legislatif, yudikatif dan eksekutif itu sendiri. Sehingga, perempuan-perempuan yang memiliki talenta untuk membangun bangsa tidak memiliki akses untuk dapat mengembangkan dirinya untuk memperbaiki arah pembangunan bangsa.

"Yang tercatat di sini adalah masalah aksesnya juga posisi di eksekutif dan kendalanya. Aksesnya itu konsep politik seharusnya tidak dipandang dengan hal yang netral baik itu demorkasi maupun kewarganegaraan tetapi juga karena kenyataannya tidak adanya sejumlah ketentuan yang mempersulit petempuan mendapatkan akses yang sama dengan lelaki,” tutupnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya