Berita

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar pidato di pembukaan Muktamar ke 34 NU di Ponpes Darussa'adah, Lampung Tengah/RMOL

Nusantara

KH Miftachul Akhyar: Kiprah NU Dinantikan, Harus jadi Kekuatan di Dunia

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peran dan kiprah Nahdlatul Ulama dinantikan masyarakat dunia. Untuk itu, penerus tahta Ketua Umum PBNU harus bisa menduniakan NU di masa yang akan datang.

Pesan tersebut disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengatakan, potensi yang miliki NU sama seperti Islam sendiri yakni sebagi agama bagi alam semesta.

"Maka pewaris NU juga harus mendunia. NU harus menjadi kekuatan di dunia. Saat ini kiprah NU sedang dinantikan dunia," ujar Kiai Miftakhul saat memberikan khutbah iftitah pembukaan Muktamar ke-34 NU di Lapangan Pondok Pesantren Daarussa'adah, Lampung Tengah, Rabu (22/12).


Dikatakan Kiai Miftachul, kader-kader NU harus terus mengasah potensi diri dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman. Hal ini, untuk memastikan kader NU tidak hanya menjadi jamaah atau mengekor pada inovasi orang lain.

"Sifat membebek, grudak-gruduk, latah harus kita enyahkan," katanya.

Bahkan, kata dia, Nabi Muhammad SAW, telah mengingatkan agar kita tidak plin-plan dan latah. Peringatan Nabi Muhammad itu harus dipegang oleh seluruh kader NU.

Kader Nahdlatul Ulama, lanjutnya, harus mampu menunjukkan kepribadian dan semangat menuju kebaikan serta menjaga idealisme dan kemandirian dalam bersikap.

"Ikut-ikutan orang lain dan menjadi latah, hanya akan membuat kita terpecah belah, terombang-ambing dan menjadi bulan-bulanan," pungkasnya.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya