Berita

Baliho Puan Maharani bertebaran di lokasi bencana letusan Gunung Semeru/Repro

Politik

Puan Pasang Baliho di Lokasi Bencana, Herzaky: Demokrat Pilih Terjun Langsung Bantu Warga

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 21:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Baliho Puan Maharani di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru menuai kritik dari masyarakat terutama para korban bencana. Pasalnya, Puan dianggap tidak peka terhadap para korban dan melakukan kampanye di tengah bencana.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra memberikan sejumlah masukan dalam menghadapi korban bencana.

Dijelaskan Herzaky, Partai Demokrat mengeluarkan sejumlah langkah strategis untuk menolong para korban yang bisa dijadikan rujukan.


"Sampai dengan hari ini, posko bencana dan posko medis Partai Demokrat masih aktif memberikan bantuan kepada warga,” ucap Herzaky kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (21/12).

Pihaknya juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada para relawan yang telah membantu Partai Demokrat menyalurkan bantuan dan juga tenaga untuk para korban.

"Demokrat berharap, apa yang sudah kami lakukan ini benar-benar bermanfaat untuk warga sekitar Gunung Semeru yang terdampak erupsi,” katanya.

"Inilah cara Demokrat membantu rakyat di kala bencana. Setiap orang tentu punya cara berbeda dalam menunjukkan empati dan kepedulian,” imbuhnya.

Dia meminta agar para politisi tidak memasang baliho di lokasi bencana. Terlebih kalimat di baliho yang terkesan tidak memiliki empati, padahal maksud dari baliho itu memberikan dukungan kepada korban.

“Kalau Demokrat, lebih memilih terjun langsung memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana, bukan memasang baliho,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya