Berita

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang digelar Binda Jakarta/Ist

Kesehatan

Tiap Hari Vaksinasi Usia 6-11 Tahun, Kabinda Jakarta Kagumi Tingginya Semangat Anak-anak

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 15:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara (BIN) DKI Jakarta terus kebut vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun menjelang Natal. Untuk mencapai target, vaksinasi bagi anak tersebut digelar setiap hari

Kepala BIN DKI Jakarta, Neno Hamriono mengatakan, pada hari ini, Selasa (21/12), ada 600 pelajar yang divaksinasi di delapan titik sekolah yang tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.

"Penggelaran vaksin akan dilakukan sampai selesai tahap pertama, karena adanya libur Natal jadi hanya sampai tanggal 24 Desember. Apabila masih ada yang belum tervaksin maka setelah itu dilanjutkan," ujar Neno saat meninjau vaksinasi di SDN Cempaka Putih Barat 01, Jakarta Pusat, Selasa (21/12).


Neno mengaku kagum dengan tingginya antusiasme para pelajar untuk mengikuti vaksinasi. Dia pun menegaskan vaksinasi Covid-19 sebagai upaya melindungi anak-anak saat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

"Antusiasme dari masyarakat sangat baik dan cukup tinggi, terutama Ibu membawa anak. Kami mengimbau segera mengikuti vaksinasi karena sangat penting untuk melindungi anak-anak kita semua," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cempaka Putih, Murni Luciana menjelaskan jenis vaksin yang dipakai adalah Sinovac. Dia memastikan vaksinasi tersebut aman bagi anak-anak.

"Nantinya dosis kedua akan kita laksanakan setelah menunggu 28 hari dan kalau untuk ketersediaan vaksin kita mencukupi untuk seluruh pelajar," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya