Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

PPKM Dilanjutkan, Menko Airlangga Siapkan Vaksin Booster Vaknus hingga Merah Putih

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 09:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali dilanjutkan dengan menyesuaikan hasil evaluasi perkembangan kasus Covid-19 seminggu terakhir.

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM mulai tanggal 24 Desember hingga 3 Januari 2021.

Untuk penentuan Level PPKM di luar Jawa-Bali berdasarkan pada level asesmen situasi pandemi dan mempertimbangkan capaian vaksinasi di setiap Kabupaten/Kota, yang mana Kabupaten/Kota dengan vaksinasi dosis 1 di bawah 50 persen dinaikkan 1 level PPKM.


Rinciannya, PPKM level 1 meningkat dari 159 menjadi 191 Kabupaten/Kota; PPKM Level 2 menurun dari 193 menjadi 169 Kabupaten/Kota; PPKM Level 3 menurun dari 64 menjadi 26 Kabupaten/Kota; dan PPKM Level 4 tetap 0 Kabupaten/Kota.

“Pengaturan PPKM tetap berpedoman pada Instruksi Mendagri 66/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat natal 2021 dan tahun baru 2022. Kecuali untuk hal-hal yang belum diatur, maka disesuaikan dengan level situasi asesmen Covid-19 di masing-masing daerah,” ucap Menko Airlangga, Senin (20/12).

Kasus konfirmasi harian rata-rata 7 hari sebanyak 200 kasus, dengan tren yang konsisten menurun. Per 19 Desember sebanyak 164 kasus, atau sudah turun -99,71 persen dari puncaknya di 15 Juli 2021.

Kontribusi kasus harian dari Jawa-Bali sebanyak 107 kasus atau 65,25 persen dan Luar Jawa-Bali sebanyak 57 kasus atau 34,75 persen.

“Angka Reproduksi Kasus Efektif (Rt) Covid-19 secara nasional dan di semua pulau berada di angka kurang dari 1, artinya laju penularan terkendali," sambung Airlangga.

Secara nasional, persentase Tingkat Kesembuhan (Recovery Rate/RR) adalah 96,50%, dan Tingkat Kematian (Case Fatality Rate/CFR) adalah 3,38%, dengan penurunan total kasus aktif adalah -98,90%.

Pemerintah pun saat ini tengah melakukan evaluasi vaksin booster homolog dari tiga produsen, yakni Pfizer, Sinovac, dan Astra Zeneca di BPOM, dan juga kemungkinan proses evaluasi vaksin heterolog.

Pemberian booster secara heterologous akan dilakukan setelah data kajian selesai sebagai dasar pemberian EUA BPOM.

Untuk vaksin booster ini, rencananya juga akan digunakan Vaksin Merah Putih, Vaksin Nusantara, Vaksin BUMN, dan Vaksin Kerja Sama Produksi Dalam Negeri, seperti yang dikembangkan oleh Unair dan PT Biotis; Biofarma dan Baylor College of Medicine; Kalbe Farma dan Genexine; serta J Bio dan Anhui Zhifei.

“Vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara akan terus didorong percepatannya, sehingga akan dapat digunakan juga sebagai vaksin booster mulai pertengahan tahun depan," lanjut Airlangga.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya