Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison/Net

Dunia

Kasus Baru Covid Australia Capai Rekor Tertinggi, PM Morrison: Hadapi dengan Kepala Tenang dan Rencana Jelas

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 12:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kasus baru Covid-19 Australia terus melonjak dan mencapai rekor tertinggi selama tiga hari berturut-turut pada Sabtu (18/12), terutama di dua negara bagian New South Wales dan Victoria.

Dilaporkan Reuters, NSW telah mencatat sebanyak 2.482 kasus baru, sementara  Victoria melaporkan 1.504 kasus baru dan negara bagian Queensland melaporkan 31 kasus baru pada hari Sabtu, bersama-sama melampaui tertinggi sebelumnya di Australia yaitu 3.820 kasus sehari sebelumnya.

Di tengah kekhawatiran, Perdana Menteri Australia Scott Morrison tetap mengecilkan risiko pembukaan kembali sebagai salah satu penyebab meningkatnya angka kasus baru.


Morrison menegaskan bahwa fokusnya harus pada rawat inap dan kasus dalam perawatan intensif dan pada ventilator daripada jumlah kasus aktual ketika negara itu belajar untuk hidup dengan virus.

Sejauh ini, dia mengatakan peningkatan jumlah kasus di New South Wales tidak menyebabkan tekanan pada rumah sakit, dengan hanya 26 orang dalam perawatan intensif.

“Saya tidak akan setuju bahwa orang Australia berpuas diri tentang hal itu. Kami menganggap ini sangat serius. Sebaiknya ditangani dengan kepala tenang dan rencana yang jelas,” kata Morrison pada konferensi media di Hobart di negara bagian pulau Tasmania.

Dia juga mengatakan Australia tidak berada dalam situasi yang sama dengan Inggris, Eropa atau Amerika Utara, di mana kasus-kasus melonjak.

Sebelumnya Pemerintah NSW dan Victoria telah mengumumkan pada Jumat (17/12) bahwa dalam pelonggaran pembatasan pandemi terbaru, pelancong internasional yang divaksinasi penuh yang tiba di Sydney dan Melbourne tidak perlu lagi diisolasi selama 72 jam.

Namun, pelancong yang masuk masih perlu melakukan tes PCR dalam waktu 24 jam setelah tiba, dan hanya perlu mengisolasi sampai mereka menerima hasil tes negatif.

“Kami tahu ini adalah waktu yang menantang untuk perjalanan internasional dengan aturan baru dan munculnya varian Omicron, tetapi pengumuman ini tentang menyederhanakan proses dan memastikan dua kota terbesar Australia memiliki pendekatan yang konsisten,” kata Perdana Menteri New South Wales Dominic Perrottet.

Australia sejauh ini mencatat sekitar 239.000 kasus dan sekitar 2.130 kematian.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya