Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dubes Afghanistan Mundur, Taliban Kembali Minta Kursi di PBB

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintahan baru Afghanistan yang saat ini dipimpin rezim Taliban kembali mengajukan kursi di PBB pada Jumat (17/12), setelah duta besar mantan pemerintah yang didukung AS meninggalkan jabatannya.

Seruan itu disampaikan Taliban setelah asisten juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan kepada AFP bahwa duta besar Afghanistan Ghulam Isaczai melepaskan posisinya pada 15 Desember, menurut surat yang nereka terima pada Kamis (16/12).

Calon Taliban untuk posisi itu, Suhail Shaheen, mengatakan kursi itu sekarang harus diberikan kepada pemerintah baru Afghanistan, menambahkan bahwa itu adalah masalah kredibilitas badan dunia itu.


"Pemerintah saat ini di Afghanistan memiliki kedaulatan atas negara itu," katanya di Twitter, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Sabtu (18/12).

Kursi PBB, dan beberapa kedutaan besar lainnya di luar negeri, berada di pusat tarik-menarik antara diplomat pengasingan dari pemerintah lama dan penguasa baru Afghanistan.

Hingga saat ini belum ada satu pun negara yang mengakui rezim Taliban.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya