Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Kaesang Mampu Beli Saham Hampir Rp 100 Miliar Persekongkolan Bisnis atau Uang Tutup Borok Pengusaha?

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 00:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang membeli saham perusahaan frozen food senilai Rp 92 miliar disorot banyak pihak. Muncul dugaan-dugaan mengenai asal uang yang dipakai untuk investasi tersebut.

Salah satunya disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, yang menduga uang yang dipakai Kaesang ada kaitannya dengan unsur politik dan bisnis.

"Pembelian ini saya agak janggal, kan bisa dibuka aset Kaesang sebelumnya," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu dini hari (18/12).


Jerry turut mendorong aparat penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menelusuri praktik pembelian saham Kaesang tersebut.

"Saya pikir ini ada semacam persengkokolan bisnis antara korporasi dengan keluarga presiden," tuturnya memaparkan dugaan sumber uang Kaesang dari segi bisnis.

Sedangkan dari segi politik, Jerry menduga uang yang digunakan Kaesang untuk membeli saham hingga hampir Rp 100 miliar nilainya merupakan bagian dari cara pengusaha menutupi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukannya melalui anak Presiden Joko Widodo.

"Atau ini untuk menutup borok mereka? Jadi anak presiden dijadikan tameng atau umpan," demikian Jerry.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya