Berita

Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato di Munas PB IPSI XV/Ist

Olahraga

Terpilih Lagi sebagai Ketum PB IPSI, Prabowo: Kita Ingin Pecak Silat ke Olimpiade

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto kembali dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

Prabowo Subianto terpilih berdasarkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) XV PB IPSI dengan tema "Indonesia Maju, Pencak Silat Menuju Olimpiade" di Hotel Aston, Sentul, Bogor, Jumat (17/12).

Usai terpilih, Prabowo Subianto mengaku IPSI ke depan masih memiliki pekerjaan berat. Tetapi, dengan semangat juang yang tinggi, dia yakin pencak silat akan mengangkat harga diri bangsa.


“Kita ingin membawa Pencak Silat ke olimpiade, untuk itu kita sangat butuh dukungan dari seluruh pihak, sedikit demi sedikit, pencak silat dilirik, digandrungi, dipelajari bangsa lain," kata Prabowo Subianto dalam sambutannya.

"Kalau benar kita mau mengangkat pencak silat ke tingkat dunia, kita harus kerja keras dan harus berbuat lebih. Kalau kita mau kuat di dunia, kita harus belajar dari siapapun," sambung Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Prabowo juga menyampaikan, Presiden Joko Widodo juga memiliki perhatian yang besar terhadap pencak silat. Kata dia, dengan perhatian dari pemerintah juga menjadi andil dari berkembangnya pencak silat hari ini.

Dia kembali mengingatkan, akar semangat pencak silat sebagai budaya bangsa, sehingga tidak pas jika pencak silat kemudian diartikan sebatas sebagai olahraga saja.

"Pencak silat adalah olah yudha. Kalau dalam bahasa Inggris disebut martial arts, martial artinya yudha, kemiliteran. Karena bagaimanapun survival bangsa dari sejak ribuan tahun, terletak dalam kemampuan bangsa itu untuk membela dirinya," terangnya.

“Di sinilah tugas pencak silat dari pendahulu-pendahulu kita, bahwa melalui pencak silat kita didik akhlak, kepribadian, jiwa dan raga. Olahraga juga, jiwa (budaya, kepribadian)," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya