Berita

Airlangga Hartarto (kedua dari kiri) mendampingi Presiden Jokowi bertemu Putra Mahkota Abu Dhabi, Y.M. Mohammed Bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (4/11)./Net

Politik

Lebih Dipercaya Ketimbang Kader PDIP, Tanda Jokowi Restui Airlangga Hartarto Maju Pilpres 2024

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 04:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepercayaan Presiden Joko Widodo yang diamanahkan pada Airlangga Hartarto selama di kabinet dipandang memiliki makna politik yang mendalam.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menganalisa rekam jejak Airlangga adalah teknokrat yang mumpuni.

Ia sendiri tidak heran jika di kabinet, Jokowi sangat percaya bahwa Ketua Umum Partai Golkar itu bisa maksimal dalam menjalankan setiap tugas.


Apalagi, selama ini Airlangga adalah politisi yang sedikit bicara tetapi kinerjanya sarat dengan prestasi.

Beberapa tugas penting yang dicatat Dedi adalah, Airlangga mendapat kepercayaan sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Selain itu, Airlangga juga tercatat menjadi salah satu ketua di kepanitaan Presidensi G-20.

Dedi menyimpulkan, Jokowi seperti lebih percaya pada Airlangga ketimbang kader PDIP sebagai partai asal orang nomor satu di Indonesia itu.

"Minimnya bicara tetapi menghasilkan prestasi yang cukup terlihat. Jokowi tentu jauh lebih percaya Airlangga dibanding kader PDIP," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (16/12).

Selain kepercayaan, Dedi juga berpendapat bahwa Jokowi seperti memberikan sinyal bahwa dirinya merestui kalau Airlangga akan menjadi calon presiden di tahun 2024 mendatang.

Jokowi seperti memberi karpet merah pada Airlangga untuk menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan nasional di tahun 2024 mendatang.

"Ini penanda Jokowi merestui Airlangga dalam regenerasi kepemimpinan nasional di Pilpres 2024," pungkasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Prabowo Tetap Hadiri Peluncuran Buku Bahlil Meski Sedang Flu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:26

KPK Panggil Pengelola Wisma Atlet Buntut Kasus Korupsi Bea Cukai

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:23

Sudaryono Diyakini Mampu Benahi Tata Kelola Program MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:20

Jangan Cepat Puas, Pengangguran Turun tapi Kualitas Pekerjaan Masih jadi PR

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:14

KPK Panggil Petinggi PAN Rejang Lebong di Pengembangan Kasus Bengkulu

Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:04

Belum Ada Rencana Reshuffle, Istana Utamakan Isi Jabatan yang Kosong

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:54

BPK: Opini WTP Bukan Tujuan Akhir, Tata Kelola Harus Terus Diperkuat

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:42

Spoiler One Piece Chapter 1190: Duel Gaban vs Imu Memanas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:22

Istana Benarkan Destry Damayanti Masuk Bursa Gubernur BI

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:17

Daftar Harga Pertamax Terbaru di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia

Jumat, 07 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya