Berita

Politis PDIP, Deddy Yevry Hanteru Sitorus/Net

Politik

Soal Wacana Andika-Puan, PDIP: Kita Tampung Aspirasi Masyarakat

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 17:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PDI Perjuangan memiliki mekanisme sendiri dalam menentukan siapa calon presiden dan wakil presidennya. Hasil kongres tegas menyerahkan sepenuhnya urusan pemenangan pemilu presiden termasuk nama calon kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Jadi nanti kalau ibu ketua umum sudah menpunyai keputusan, maka baru didiskusikan dengan internal partai,” ujar politis PDIP, Deddy Yevry Hanteru Sitorus saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/12).

Sementara soal wacana PDIP menempatkan Ketua PDIP Puan Maharani sebagai pendamping Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Deddy memastikan itu bukan dari internal partai.


Namun wacana tersebut merupakan hal yang wajar. Baginya, itu adalah bentuk apresiasi masyarakat terhadap PDIP dan juga calon pemimpin nanti ke depan.

"Dan menurut saya itu sah-sah saja, karena ini kan demokrasi. Tetapi saya tidak yakin bahwa isu itu didorong oleh katakanlah pendukung dari keduanya, pasti ada orang lain yang mendorong opsi itu. Karena saya yakin juga Ibu Puan belum tahu fatsun maupun proses di internal partai kita,” katanya.

Disinggung mengenai nama calon presiden nanti, Deddy mengaku hingga saat ini di internal PDIP belum ada pembahasan merinci mengenai nama-nama untuk 2024 mendatang.

"Seperti yang saya sampaikan tadi, jangankan nama, nama pilpres saja belum menjadi agenda pembahasan partai. Jadi kalau agenda pemilu saja belum apalagi soal siapa calonnya,” ucapnya.

Terlepas dari itu, Deddy menekankan bahwa banteng moncong putih selalu mendengarkan aspirasi dari masyarakat mengenai calon yang paling pas untuk menjadi presiden setelah Joko Widodo.

"Tapi kan intinya kita kan mendengar menyimak dan menyerap apa yang menjadi suara aspirasi masyarakat dan itu bagian dari proses. Tapi jangan berharap atau mendorong kita untuk cepet-cepet karena urusan itu terlalu penting untuk dibahas buru-buru,” ujarnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya