Berita

Pemilik Grup Texmaco, Marimutu Sinivasan saat wawancara di Bravos Radio/Net

Politik

Marimutu Sinivasan Tantang Sri Mulyani Buka Misteri Pembengkakan Utang Texmaco

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 16:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Laporan bahwa pemerintah akan menagih utang Texmaco sebesar Rp 100 triliun membuat pemilik Grup Texmaco, Marimutu Sinivasan akhirnya menampakkan diri setelah 20 tahun tidak pernah muncul ke publik.

Dia muncul dalam video wawancara dengan wartawan senior Gigin Praginanto yang diunggah di akun YouTube Bravos Radio Indonesia pada 8 Desember lalu.

Dalam wawancara tersebut, Gigin memulai dengan pertanyaan, apakah Texmaco berutang sebesar Rp 100 triliun pada negara dan saat ini sedang menghadapi ancaman penyitaan aset.


“Jadi ini adalah satu keputusan daripada, saya belum tahu, apa Menteri Keuangan, apa Dirjen Kekayaan Negara. Saya baru terima laporan ini,” tegas Marimutu Sinivasan.

Marimutu Sinivasan merasa tagihan utang jumbo ini telah membuatnya harus tampil di publik. Dia juga memastikan tidak akan pernah menolak membayar utangnya pada negara.

“Tapi bukan jumlah Rp 100 triliun,” tegasnya.

Dia lantas mengurai bahwa pada tahun 2000 atau di era Presiden Gus Dur, dirinya pernah diundang ke istana. Dia bersama dengan Gus Dur, Menkeu, Kepala BPPN, dan Dirut BPPN kala itu bahkan sarapan bersama.

Di forum tersebut, pemerintah minta Marimutu Sinivasan menyerahkan aset Texmaco kepada BPPN, dengan jaminan utang akan direstitusi.

Namun demikian, Marimutu Sinivasan tegas menolak menyerahkan aset Texmaco. Alasannya, karena merasa tidak punya utang kepada pemerintah.

Utang yang dimaksud bermula dari tuduhan Menteri BUMN saat itu, Laksamana Sukardi. Disebut bahwa Texmaco memiliki utang BLBI dan Marimutu Sinivasan adalah kroni Soeharto.

Pertemuan itu pun hanya menghasilkan kesepakatan bahwa Texmaco hanya diharuskan membayar utang sebesar Rp 8 triliun.

Kini, Marimutu Sinivasan merasa heran karena utang tersebut seketika membengkak menjadi Rp 100 triliun

“Saya juga heran dari Rp8 triliun menjadi Rp100 triliun. Saya mintga Departemen Keuangan (sekarang Kementerian Keuangan) buka misteri ini supaya rakyat Indonesia tahu,” tuturnya.

Bahkan dia sudah meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk bertemu dan memberi penjelasan tentang utang tersebut.

“Tetapi (Sri Mulyani) tidak pernah mau bertemu saya. Sekarang mendadak ada Satgas BLBI, saya tidak pernah ada BLBI,” ungkapnya.

Marimutu mengaku, siap melunasi utang perusahaanya sebesar Rp 8 triliun kepada negara, namun ditegaskan dia bahwa utang tersebut bukan berasal dari Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI).

“Grup Texmaco tidak pernah mendapatkan dan tidak pernah memiliki BLBI,” katanya.

Texmaco, kata dia, hanya memiliki utang kepada negara Rp 8 triliun. Utang berasal dari Hasil Perhitungan Kerugian Keuangan Negara Pada Kasus Grup Texmaco oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Deputi Bidang Pengawasan Khusus No: SR-02.00.01-276/D.VII.2/2000 tanggal 8 Mei 2000.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya